Hukum

Menang Kasasi Lawan PKS, Fahri Hamzah Siapkan Langkah Eksekusi

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/8/2018)

JAKARTA, Ayonews.com – Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera terkait pemecatan Fahri Hamzah sebagai anggota partai. Atas putusan itu, Fahri Hamzah mempersiapkan langkah eksekusi.

“Sembari menunggu formil relaas dari Mahkamah Agung, kami sedang mempersiapkan langkah langkah eksekusi perkara sampai pada sita aset karena salah satu amar putusan PN adalah membayar kerugian imaterial Rp30 miliar,” kata kuasa hukum Fahri Hamzah, Mujahid A Latif di Jakarta, Kamis (2/8/2018).

Dia menjelaskan, putusan MA itu akan menguatkan laporan pidana kliennya terhadap Presiden PKS M Sohibul Iman di Polda Metro Jaya. Kendati demikian, dia masih menunggu salinan resmi putusan MA tersebut yang intinya menolak permohonan kasasi yang diajukan pemohon.

Sengketa Fahri Hamzah dengan DPP PKS berjalan hampir 7 bulan. Wakil Ketua DPR itu memenangi gugatan sejak putusan provisi pada 17 Mei 2016, putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 21 Desember 2016, dan putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta 14 Desember 2017.

Saat putusan PT keluar pada Desember 2017, Tim Advokasi Hukum DPP PKS langsung menyatakan kasasi. ahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh DPP PKS terkait dengan pemecatan Fahri Hamzah. Perkara perdata atas nomor register 1876 K/PDT/2018 ditolak pada 30 Juli 2018.

Majelis hakim kasasi yang menangani perkara itu, yakni Maria Anna Samiyati, Muhammad Yunus Wahab, dan Takdir Rahmadi.

Sementara itu Fahri Hamzah menegaskan, dengan putusan MA ini, dia meminta PKS segera melaksanakan perintah pengadilan. “Sebab, putusan Pengadilan Negeri telah dikuatan oleh pengadilan tinggi. Bahkan kalau kita tarik lagi dari putusan negeri kemudian pengadilan tinggi kemudian sekarang Mahkamah Agung. Ini adalah upaya akhir sebetulnya sehingga keputusan inilah disebut sebagai inkrach, siap untuk dieksekusi,” kata dia.

Fahri mengaku akan berkonsultasi kepada kuasa hukumnya untuk menentukan apa yang harus dilakukan untuk menindaklanjuti atas putusan tersebut.(idr)

Most Popular

To Top