Nasional

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pemkot Tangerang Sediakan Ambulans Siaga Melalui Call Centre 119

Lurah Peninggilan Mas'ud (Kiri) beserta Kepala Puskesmas Peninggilan dr. Ida Susanti

KOTA TANGERANG, AYONEWS.COM – Sempat viral tentang beberapa polisi yang membantu evakuasi jenazah yang dibawa warga dengan menggunakan motor karena tidak memperoleh fasilitas ambulans. Tentunya, fenomena tersebut banyak mengundang simpatik dari berbagai lapisan masyarakat di mana – mana.

Kondisi tersebut, berbeda dengan pelayanan kesehatan yang terjadi di wilayah Kota Tangerang. Yangmana, pihak pemerintah setempat telah menyediakan layanan ambulans siaga gratis bagi masyarakat. Yakni, masyarakat yang hendak membutuhkan bantuan layanan kesehatan hanya dengan menghubungi Call Centre 119.

Salah satu layanan yang sudah tersedia yakni di Puskesmas Peninggilan. Dimana, dua unit mobil ambulans tersedia bagi layanan antar jemput pasien. Tidak hanya itu, ambulans tersebut akan mengantarkan pasien bilamana memang harus mendapat rujukan ke rumah sakit manapun. Seperti yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Peninggilan Ida Susanti.

“Dalam hal ini, selaku tenaga medis yang bertugas di wilayah, kami ditempa untuk memberikan layanan program ini sebaik mungkin. Maka dari itu, masyarakat yang ingin mendapatkan layanan tersebut, cukup menunggu dan hubungi kami di rumah,” papar Ida saat ditemui Ayonews.com di Kantor Puskesmas Peninggilan, Kecamatan Ciledug, Senin (30/7).


Lurah Peninggilan Mas’ud (Kiri) beserta Kepala Puskesmas Peninggilan dr. Ida Susanti (Tengah) saat menjelaskan mekanisme alur pelayanan call centre kepada Ayonews. Com, di halaman Puskesmas Peninggilan, Kecamatan Cileduk, Kota Tangerang, Senin (30/7)

Menurutnya, ambulans siaga ditempatkan di setiap puskesmas guna mempercepat proses evakuasi pasien yang membutuhkan antar jemput. Kata Ida, pihaknya akan melakukan tindakan sesuai arahan dari petugas call centre yang sudah mendapatkan keterangan dari pasien. Kemudian, ia menjelaskan bahwa tindakan medis tidak hanya dilakukan di puskesmas, namun bilamana memang harus mendapat rujukan terhadap penanganan sakit yang tidak mampu ditangani, pihaknya siap melakukan antar jemput pasien.

“Setiap pasien yang datang, pastinya akan kami layani sebagaimana mestinya berdasarkan mekanisme alur penindakan medis. Maka dari itu, untuk mengoptimalkan layanan seperti ini, kami butuh kerjasama dengan pihak birokrasi lain, seperti kelurahan dan RT/RW guna mensosialisasikan program tersebut ke masyarakat,” ujar wanita yang baru mengabdi di Puskesmas Peninggilan selama enam bulan ini.

Lurah Peninggilan Mas’ud menyambut baik program ini dan siap bekerjasama jika memang sangat dibutuhkan. Kata Mas’ud, pihaknya akan berkordinasi dengan para ketua rt dan rw guna memaksimalkan sosialisasi.

“Memang program ini harus bisa sampai ke masyarakat agar diketahui. Maka dari itu, kami akan mengerahkan jajaran agar program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mas’ud.

Mas’ud menyadari bahwa masih banyak lapisan masyarakat yang belum mengetahui hal tersebut. Maka dari itu ia menyarankan agar pihak puskesmas pun turut membantu bergerak dalam mensosialisasikan program hingga betul – betul dirasakan masyarakat. (Lan)

Most Popular

To Top