Hukum & Kriminal

Jalan Sendiri Bawa Motor, Farhan jadi Korban Komplotan Begal Jembatan Munjul

Ayonews, Jakarta

Komplotan begal di ibukota makin meresahkan. Aksi mereka semakin berani. Tak hanya mengambil harta benda, tak segan-segan nyawa korban pun bisa dirampas.

Seperti dialami Farhan Malik Al-Zakar. Warga Jalan Serut, RT 003/04, Pondok Ranggon, Cipayung ini menjadi korban aksi pembegalan.

Motor korban Farhan.(Yuswadi/WRC Bekasi)

Tak hanya kehilangan dompet berisi uang dan surat-surat penting, pemuda berusia 20 tahun itu juga mengalami luka bacok di sekujur badan.

Wahid, seorang anggota Hansip RW 01, Munjul mengungkapkan kepada WRC, peristiwa yang terjadi pada Minggu malam (15/7/2018) itu bermula saat ia sedang bertugas di jembatan Munjul.

“Tiba-tiba ada 8 orang pelaku berboncengan 4 motor menghadang korban yang sedang sendirian membawa motor. Korban melawan, langsung dibacok clurit,” kata Wahid.

Menurut Wahid, kejadian itu berlangsung cepat. Karena pelaku banyak, korban tak berkutik.

“Sebentar aja korban udah tergeletak di tanah. Untung saja warga banyak yang datang,” ucapnya.

Begitu pelaku pergi, lanjut Wahid, ia dan warga langsung melarikan korban ke klinik Setia Rumanda untuk mendapatkan penanganan medis.

Celurit, salah satu barang bukti yang diamankan Tim Rajawali Polres Jaktim.(Yuswadi/WRC Bekasi)

” Setelah mendapatkan penanganan medis korban di bawa ke rumah sakit Polri untuk di visum,” tambahnya.

Dari hasil visum, korban mengalami luka bacok di tangan, luka bacok di kaki, luka bacok di punggung.

Petugas yang mendapat laporan aksi pembegalan itu langsung bergerak cepat. Tim Rajawali Polres Jakarta Timur dan petugas Polsek Cipayung memburu para pelaku.

Hasilnya, 5 pelaku berhasil diciduk. Turut diamankan 1 buah celurit milik pelaku dan sebuah sepeda motor milik korban bernopol B 3411 TLR.(Yuswadi/WRC Kota Bekasi)

Most Popular

To Top