Internasional

Harga Minyak Menguat, Wall Street Dibuka Menghijau

NEW YORK, Ayonews.com – Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/7/2018) di tengah kekhawatiran perang dagang antara AS dan mitra dagang utamanya.

Dilansir CNBC, indeks Dow Jones industrial average naik 42 poin dengan saham Chevron dan Exxon Mobil masing-masing menguat 1,3 persen dan 0,8 persen. S&P 500 naik 0,1 persen sementara Nasdaq Komposit masih mendatar.

Saham-saham energi menguat setelah harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) berada di level 75 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak November 2014. ETF Energy Select Sector SPDR Fund (XLE) menguat hampir 1 persen ditopang saham Andeavor dan Marathon Petroleum yang naik lebih dari 2 persen.

Pergerakan Wall Street pada hari ini masih berada di bayang-bayang perang dagang setelah pada sesi perdagangan sebelumnya, tiga indeks utama turun meski sempat menguat di awal sesi.

Presiden Donald Trump dilaporkan siap menerapkan tarif tambahan untuk produk-produk asal China senilai 34 miliar dolar AS. Langkah tersebut diperkirakan memancing reaksi dari Beijing.

“Dari skema ini, negosiasi perdagangan tampaknya semakin buruk. Jadi, setiap bursa reli pasti mentok,” kata Peter Cardillo, Chief Market Economicst Spartan Capital Securities.

Tak hanya China, AS juga mengambil posisi konflik dengan Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko sehingga membuat negara-negara tersebut menerapkan tarif tambahan untuk produk-produk AS.

Para pelaku pasar juga tengah menanti data tenaga kerja yang akan dirilis pada akhir pekan ini. Sejumlah ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan, ekonomi AS menciptakan 200.000 lapangan kerja selama Juni.

“Meski risiko meningkat dari perang dagang, masih ada sentimen positif di AS. Kinerja ekonomi AS dan pasar saham cukup bagus meski ada tensi dagang antara AS dan mitra dagangnya,” kata Ed Yardeni, Presiden Yardeni Research.

Bursa AS akan ditutup lebih cepat pada hari ini untuk memperingati Hari Kemerdekaan yang jatuh pada 4 Juli.

Most Popular

To Top