Ekonomi

Rupiah Tembus Rp14.400, Menhub Kaji Kenaikan Tarif Pesawat

JAKARTA,-Ayonews.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tengah mengkaji perubahan tarif pesawat, seiring terus menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) terhadap Rupiah.

Pada perdagangan spot exchange pagi ini, Rupiah melemah 18 poin atau 0,13% menjadi Rp14.403 per USD. Dalam pergerakan hariannya di Yahoofinance, Rupiah terpantau berada pada level Rp14.353-Rp14.410 per USD.

“Nanti saya belajar dulu. Pasti akan kita lakukan (perubahan tarif), tapi ini kan fluktuatif. Kalau kita lakukan sekarang kan enggak sempurna juga,” ujarnya, di Hotel Mandarin, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Budi tidak mengatakan, tarif batas atas atau bawah yang akan direvisi. Hanya saja, dia meminta waktu untuk mempelajari dan mengkaji perubahan tarif pesawat tersebut.

“Kalau batas bawah dikenakan berarti batas atas juga. Kita pelajari dulu. Saya pikir ini masalah waktu saja,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berencana menaikkan tarif batas atas pesawat apabila harga bahan avtur serta nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS mengalami kenaikan 10%.

“Kalau sudah kenaikan bahan bakar dan mata uang, masukan dalam rumus ya 10% baru kita naikan, ini belum,” kara Direktur Angkutan Udara Maria Kristi Endah Murni saat ditemui di Jakarta.

Dia menyebutkan pada dua hingga tiga minggu lalu kenaikan sudah mencapai 6,67%. “Naik 10% baru kita naikkan, ini kan tidak tiga minggu lalu baru 6,67% dihitung dari total biaya operasional,” tuturnya.

Most Popular

To Top