Ekonomi

Isu Perang Dagang Berlanjut, Wall Street Dibuka Anjlok

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

NEW YORK, Ayonews.com – Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan beberapa mitra dagang utamanya.

Mengutip CNBC, Kamis (28/6/2018), indeks Dow Jones Industrial Average turun 100 poin, dengan Walgreens Boots Alliance sebagai saham berkinerja terburuk dalam indeks.

Indeks S & P 500 diperdagangkan 0,2 persen lebih rendah, dan indeks komposit Nasdaq tergelincir 0,2 persen.

Wall Street mengikuti pasar saham Jerman yang tercatat turun dengan indeks DAX anjlok 1,4 persen setelah rilis data inflasi yang lebih kuat dari perkiraan. Penurunan itu berimbas ke pasar saham Eropa dengan indeks Stoxx 600 tergelincir 1 persen.

Pasar saham AS berada di bawah tekanan pekan ini karena ketegangan perdagangan antara AS dan beberapa mitra dagang terbesarnya meningkat. Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks Dow turun 1,9 persen, sementara S & P 500 dan komposit Nasdaq masing-masing turun 2 persen serta 3,2 persen.

Pada hari Rabu, seorang pejabat administrasi Trump menyatakan, pemerintah akan bergantung pada Komite Investasi Asing AS untuk mengurus hal-hal mengenai pembelian asing untuk teknologi domestik yang dianggap sensitif.

AS tidak hanya menabuh perang dagang dengan China, tetapi kini Uni Eropa dilibatkan setelah Trump mengancam tarif impor sebesar 20 persen untyj produk mobil dari benua itu.

“Selama kita berurusan dengan kebijakan perdagangan, volatilitas akan tetap di garis depan pasar,” kata Paul Townsen, managing director di Crossmark Global Investments.

Walgreens Boots Alliance dan CVS Health masing-masing turun 9,2 persen dan 8 persen setelah Amazon mengumumkan telah membeli PillPack, perusahaan farmasi.

Most Popular

To Top