Pilgub

Punya Harapan Perubahan, Isran Noor Dinilai Paling Pantas jadi Gubernur Kaltim

Ayonews, Samarinda

Calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) nomor urut 3 pada Pilkada 2018, Isran Noor dan Hadi Mulyadi digadang-gadang akan menjadi pemimpin baru Kaltim.

Hal ini berdasarkan analisis Pengamat Kaltim Center of Policy Studies (KCPS), Denny B menyebutkan Isran Noor – Hadi Mulyadi. Menurutnya, kedua pasangan ini paling banyak dipilih masyarakat karena punya harapan perubahan untuk Kaltim.

“Data dan studi yang dihimpun menyatakan Pasangan Calon No. Urut 3 paling diunggulkan. Masyarakat Kaltim ingin merasakan kesuksesan Pak Isran saat memimpin Kutai Timur dapat dirasakan juga di Kaltim,” kata Denny di Samarinda, Kalimantan Timur (18/6/2018).

Ia menambahkan poin utama masyarakat Kaltim memilih Isran-Hadi karena berorientasi kerja dan punya sejumlah kisah sukses di Kutai Timur.

Sementara kandidat lain seperti Syahfrie Jaang walikota Samarinda yang telah lama menjabat tapi dinilai tidak memajukan Samarinda.

Sementara Rusmadi Wongso dinilai lebih cocok menjadi birokrat, bukan eksekutor. Dan Andi Sofyan Hasdam yang menjabat sebagai Walikota Bontang belum memberikan kontribusi positif untuk kotanya.

“Isran Noor berorientasi kerja dan berpengalaman. Ini yang dicari-cari figurnya. Tagline Berani untuk Kaltim Berdaulat cukup melekat di masyarakat yang artinya punya komitmen membela masyarakat untuk kemajuan daerahnya,” ujar Denny.

Sebelumnya, lembaga survei Indonesia Digital Research Center (IDRC) merilis calon Gubernur baru periode 2018-2023 yang paling tinggi tingkat keterpilihannya.

Pasangan Isran Noor -Hadi Mulyadi menjadi urutan pertama yang berpotensi dipilih masyarakat Kaltim berdasarkan survei IDRC.

“Dari hasil survei kami pasangan Isran-Hadi menguat dengan probabilitas pasangan 36,67% menempati posisi atas. Lalu, disusul pasangan Rusmadi-Safaruddin di peringkat kedua dengan point 28,23%. Nama ketiga dan terakhir adalah pasangan Andy Sofyan-Rizal Rizal Effendi serta Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat dengan probabilitas 18,20%, dan 16,90%,” kata Direktur IDRC, William pada keterangannya di Jakarta, Senin (4/6).(***)

Most Popular

To Top