Nasional

Habib Rizieq Klaim Dapat SP3 Polda Metro, Wakapolri: Saya Cek Dulu

JAKARTA, AYOnews.com – Kuasa hukum Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mengklaim telah menerima Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari penyidik Polda Metro Jaya terkait dugaan percakapan bermuatan pornografi. Polisi sejauh ini belum mengonfirmasi secara terang klaim tersebut.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin mengaku tak mengetahui perkembangan kasus yang menyeret Rizieq. Karena itu dia akan mencari informasi lebih dulu ke Polda Metro Jaya.

“Saya coba tanya dulu ke Kapolda Metro bagaimana perkembangannya. Saya belum tahu, itu bukan domain saya, bukan juga domain kapolri untuk menjawab. Itu ranah penyidik,” katanya di Jakarta, Jumat (15/6/2018).

Kapitra Ampera sebelumnya mengklaim Rizieq telah menerima SP3 dari Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan percakapan bermuatan pornografi yang menjerat kliennya. “SP3 telah sampai ke Habib Rizieq,” kata Kapitra saat dihubungi di Jakarta, Jumat .

Kapitra pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan kepolisian yang telah menerbitkan SP3. Menurutnya, SP3 itu merupakan “hadiah” bagi Habib Rizieq saat merayakan Hari Raya Idul Fitri setelah mendapatkan praduga dari kepolisian.

Dia juga memuji langkah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian yang memutuskan menghentikan kasus yang menyeret pimpinan FPI. “Penyidik telah bekerja yang benar, ‘on the track of law’, hukum di atas segala-galanya,” ujar Kapitra.

Kapitra memastikan akan menyerahkan lembaran SP3 kepada Habib Rizieq yang masih di Mekkah, Arab Saudi pada Jumat (15/6/2018) malam.

Sementara itu melalui Kapitra, Rizieq menyampaikan pesan agar umat Islam di Indonesia membantu kepolisian guna menjaga keamanan, ketertiban, ketenteraman dan penegakkan hukum.

Untuk diketahui, polisi telah menetapkan tersangka terhadap seorang wanita Firza Husein terkait dugaan penyebaran percakapan dan foto vulgar yang melibatkan Rizieq Shihab pada 16 Mei 2017.

Polisi menjerat Firza menjerat dengan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi ancaman penjara di atas lima tahun.

Selain Firza, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya juga telah menetapkan tersangka terhadap Habib Rizieq. Dia dijerat dengankasus yang sama dengan Firza.

daru virgo /iNews.id

Most Popular

To Top