Hukum & Kriminal

Penyebab Kericuhan di Lapas Cipinang akibat Salah Paham

JAKARTA,AYOnews.com– Kericuhan narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur, terjadi pukul 09.30 WIB pagi tadi. Penyebabnya diduga kuat akibat salah paham.

Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Ade Kusmanto mengatakan, awalnya warga binaan bernama Andreyanto yang menghuni Blok Tipe 3 lantai dua beserta dua orang lainnya mendatangi Blok Tipe 7OH lantai 3, untuk bersilaturahmi dengan Andi Tanu.

“Setelah bertemu mereka berdua ngobrol biasa, akan tetapi tiba-tiba teman Andreyanto atas nama Muhammad Royani yang ikut datang ke blok tersebut terjadi salah paham dengan warga binaan Yossi di blok tersebut,” tutur Ade kepada Okezone, Kamis (7/6/2018).

Selanjutnya mereka dipanggil dan didamaikan. “Akan tetapi berita yang menyebar ke blok lain bahwa saudara Andreyanto dipukuli oleh warga binaan Blok tipe 7OH lantai 3. Akhirnya warga binaan dari beberapa blok mendatangi blok tersebut,” ujar Ade Kusmanto.

Atas kesigapan petugas, massa warga binaan yang datang dapat dihalau sebelum terjadi perkelahian. Buntut dari kericuhan itu, sembilan napi yang diduga provokator dipindah penahanannya. Enam di antaranya dipindah ke Rutan Narkotika dan tiga lagi ke Lapas Salemba.

Akibat peristiwa tersebut, aktivitas Lapas Klas 1A Cipinang sempat disterilkan untuk pengunjung yang akan menjenguk. Namun, saat ini Polisi sudah memastikan Lapas Klas 1A, Cipinang sudah kondusif.

“Ejek-ejekan biasa antar napi, sekarang napi yang menjadi provokator sudah dipindahkan ke Cipinang tiga dan enam ke Salemba. Pemindahan kita kawal,” kata Kapolsek Jatinegara Kompol Supadi di lokasi.

iNews.id

Most Popular

To Top