Nasional

Jokowi Naikkan Tunjangan Babinsa, TNI Pastikan Netral di Pilpres 2019

JAKARTA, AYOnews.com – TNI menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan tunjangan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Namun, langkah itu dipastikan tidak memengaruhi TNI untuk bersikap netral dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Kepala Pusat Penerangan (Puspen) TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah mengakui, Babinsa merupakan aparat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pihaknya meminta jangan ada kekhawatiran Babinsa akan bersikap politis dalam menjalankan tugasnya.

“Presiden sudah mengatakan, Panglima TNI juga sudah mengatakan ide itu adalah bagian dari kemajuan bangsa,” ujar Sabrar, di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Menurutnya, kenaikan tunjangan yang diberikan merupakan langkah yang baik bagi peningkatan kinerja dan profesionalitas Babinsa. Dia menuturkan, TNI sakan selalu menjunjung tinggi netralitas dalam agenda politik apapun.

“Kami berterima kasih atas yang sudah diberikan oleh negara. Itu sangat dirasakan sekali bagi Babinsa,” katanya.

BACA JUGA:

Jokowi Naikkan Pendapatan Operasional Babinsa 771 Persen

Tahun Ini Tunjangan Babinsa TNI AD Ditingkatkan

Kenaikan tunjangan Babinsa diumumkan Jokowi saat menghadiri acara buka puasa bersama keluarga besar TNI, Polri, dan komponen masyarakat di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (5/6/2018).

Menurutnya, pendapatan operasional Babinsa dinaikkan dari yang tadinya paling rendah sebesar Rp310.000 menjadi Rp2,7 juta per bulan. Seperti halnya kenaikan tunjangan kinerja TNI-Polri, kenaikan pendapatan operasional Babinsa pun berlaku efektif mulai Juli 2018.

“Saya umumkan mengenai kenaikan tunjangan kinerja atau tukin yang akan diberikan pada Juli (2018). TNI-Polri naik 70 persen,” kata Jokowi.

daru virgo/iNews.id

Most Popular

To Top