Ibukota

Jalan Jati Baru Akan Dibuka Usai Penataan Tahap Dua

JAKARTA, AYOnews.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta memberi sinyal akan membuka Jalan Jati Baru Tanah Abang. Kebijakan itu seiring dorongan Ombudsman yang meminta Jalan Jati Baru difungsikan kembali untuk lalu lintas.

Namun, rencana itu baru direalisasikan setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selesai menata Pasar Tanah Abang tahap II. Penataan jangka menengah tersebut dimulai dengan membangun skybridge yang menghubungkan Blok G dengan Stasiun Tanah Abang.


Video :Kiki M

“Toh ada pengerjaan jalan di atas Jati Baru setelah Lebaran. Kita harapkan prosesnya 2,5 – 3 bulan dan akan membuka 80-120 lapangan pekerjaan,” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Senin (4/6/2018).

Menurut dia, Pemprov berencana memulai pembangunan setelah Lebaran dan diperkirakan memakan waktu tiga bulan. Jalan Jati Baru yang biasa digunakan pedagang kaki lima (PKL) berjualan akan dibuka selesai pembangunan skybridge.

“Dapat kami berikan update proses pelelangan sudah dimulai. Kita harapkan mulai dikerjakan setelah Lebaran.

Sandi menuturkan, pengerjaan skybridge tidak akan mengganggu aktivitas pedagang di bawahnya. Karena itu, Sandi beranggapan, penutupan Jalan Jati Baru untuk PKL tetap dibiarkan hingga skybridge selesai.

“Lagi akan ditentukan setelah Lebaran. Soalnya bahaya kalau ada mobil lewat di atasnya ada pengerjaan,” ujar Sandi.

Pemprov menyiapkan desain jangka menengah untuk penataan Tanah Abang dengan mencakup pembangunan skybridge yang akan menghubungkan antarblok, serta program revitalisasi pasar Blok G—yang selama ini ditinggalkan para pedagang lantaran sepi pengunjung.

PD Pasar Jaya tetap akan menggunakan lahan yang dimiliki oleh PT Astana sebagai lokasi pendirian tempat penampungan sementara (TPS) untuk para pedagang di Pasar Blok G selama revitalisasi. Pemprov pun telah menyiapkan dana untuk pembangunan TPS tersebut. Adapun total anggaran yang digelontorkan untuk program relokasi itu sebesar Rp20 miliar.

sumber:inews.id

Most Popular

To Top