Nasional

Jalur Tengah Pemalang-Purbalingga Rawan Kecelakaan dan Tanah Longsor

PURBALINGGA, AYOnews.com – Para pemudik yang akan melewati jalur tengah Pemalang-Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) diminta berhati-hati. Pasalnya, sepanjang kurang lebih 2 kilometer mulai dari perbatasan Pemalang-Purbalingga hingga Desa Tlahab, Karangreja, Purbalingga, dikenal sebagai jalur tengkorak dengan kondisi jalan menurun dan menikung.

Jalur tersebut juga mempunyai banyak titik rawan longsor. Di sisi kanan dan kiri sepanjang tengkorak terdapat bukit yang bisa longsor, terlebih wilayah Purbalingga sering diguyur hujan. Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP Sukarwan mengatakan akan menurunkan puluhan personelnya di sepanjangn jalur tersebut. Terutama di titik rawan longsor selama arus mudik dan balik Lebaran 2018.

“Kami mengantisipasi menjelang Operasi Ketupat 2018. Dari jalur pantura menuju selatan dan sebaliknya kemungkinan akan banyak dilalui pemudik. Kami memasang rambu-rambu lalu lintas supaya pengemudi lebih berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan,” kata AKP Sukarwan, Selasa (29/5/2018).

Dia mengatakan, kemungkinan kecelakaan bisa terjadi kapan saja, namun masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman bisa mengantisipasinya. Seperti dari mengecek kesehatan badan, memeriksa kondisi kendaraan dan berdoa agar dirinya dan pengendara disekitarnya juga diberikan keselamatan.

Dari catatan kepolisian, jalur tengkorak tersebut telah memakan korban jiwa pada mudik Lebaran 2017. Bus Rosalia Indah nomor polisi AB 1505 AU jurusan Jakarta-Yogyakarta mengalami kecelakaan di ruas Bayeman, Desa Tlahab Lor, Karangreja, Purbalingga. Akibat musibah tersebut, empat penumpang dilaporkan meninggal. Sedangkan 37 lain, termasuk 1 sopir dan 2 awak bus itu mengalami luka.

Sumber:iNews.id

Most Popular

To Top