Ekonomi

2017, Inalum Cetak Laba Bersih Rp1,5 Triliun

MEDAN, AYOnews.com – PT. Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) membukukan laba bersih Rp1,5 triliun pada tahun lalu.

Capaian ini 60 persen di atas target perusahaan sekitar Rp900 miliar. Selain itu, angka ini juga lebih tinggi dibandingkan capaian laba tahun sebelumnya sekitar Rp850 miliar.

“Tentunya hal tersebut cukup menggembirakan dan ked epannya diharapkan dapat lebih meningkat,” kata Direktur Pengembangan Bisnis Inalum, Oggy Achmad Kosasih di Medan, Sabtu (26/5/2018).

Dari sisi produksi, kata dia, Inalum mampu memproduksi alumunium batangan (ingot) sebanyak 215.192 ton dan produk diversifikasi (billet dan alloy) sebanyak 3.625 ton. Selama periode Januari sampai dengan April 2018, Inalum mampu memproduksi 73.315 ton ingot atau 41,3 persen dari target tahun ini yaitu sebanyak 177.620 ton dan produksi billet dan alloy 5.372 ton atau 9,3 persen dari target 57.470 ton.

Dari sisi penjualan, Inalum telah menjual 205.980 ton alumunium batangan atau ingot dan 1.296 ton produk diversifikasi berupa billet dan alloy. Sedangkan selama periode Januari sampai April 2018, Inalum telah menjual 58.661 ton ingot atau 33 persen dari target 177.620 ton dan 3.706 ton produk billet serta alloy atau 6,4 persen dari target 57.470 ton.

Sejak 27 November 2017, Inalum telah menjadi induk industri pertambangan dengan anggota PT. Antam Tbk, PT. Bukit Asam Tbk, PT. Timah Tbk, dan 9,36 persen saham PT. Freeport, sehingga Inalum dituntut untuk terus berkomitmen dalam membangun negara.

Saat ini wilayah operasi PT. Inalum tidak hanya berada di Kuala Tanjung dan Paritohan Sumatera Utara, namun meluas hingga ke pelosok negeri yang melingkupi wilayah operasi PT.Antam di Pomala (Sulawesi Tenggara), Halmahera Timur (Maluku), Pongkor (Jawa Barat) dan Sanggau (Kalimantan Barat).

Serta wilayah operasi PT. Bukit Asam di Tanjung Enim Sumatera Selatan, Wilayah operasi PT. Timah di Pulau Kundur, Karimun, Bangka Belitung, Banjarmasin, dan Cilegon serta wilayah operasi PT Freeport di Tembagapura, Papua.

Most Popular

To Top