Hukum

Ketua Umum dan Sekjen PSI Diperiksa Bareskrim

JAKARTA, AYOnews.com – Lima pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendatangi Bareskrim Polri. Mereka, yaitu ketua umum, Grace Natalie, sekretaris jenderal (sekjen) Raja Juli Antoni dan wakil sekretaris jenderal (wasekjen) Chandra Wiguna.

Selain itu tim design grafis, Endika Wijaya dan manajer kampanye Andi Budiman. Kedatangan mereka untuk memenuhi panggilan Bareskrim terkait kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu.

“Kami percaya akan proses hukum yang fair dan objektif,” ujar Ketua Umum PSI Grace Natalie di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melaporkan Sekjen PSI Raja Juli Antoni ke Bareskrim Polri. Raja Juli dilaporkan terkait dugaan tindak pidana kampanye di luar jadwal dalam pemasangan iklan yang dimuat di salah satu surat kabar pada 23 April 2018.

Ketua Bawaslu, Abhan mengatakan, dirinya membawa bukti yang menguatkan laporan. Menurutnya, dalam iklan tersebut PSI menampilkan logo dan nomor urut partai.

Iklan tersebut juga menampilkan alternatif calon wakil presiden untuk Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Dalam iklan juga ditampilkan kabinet menteri untuk Jokowi periode kedua.

Seharusnya seluruh kegiatan kampanye dalam bentuk apapun belum boleh dilakukan. “Kewenangan polisi untuk melakukan tindak lanjut penyidikan. Polisi punya waktu 14 hari” ujar Abhan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Sumber:iNews.id

Most Popular

To Top