Uncategorized

Program Kejaksaan Wajib Tangkap 1 Buronan Setiap Bulan Dinilai Efektif

JAKARTA, AYOnews.com – Kejaksaan Agung mewajibkan 31 Kejaksaan Tinggi di Indonesia untuk menangkap satu burononan setiap bulannya. Program bernama Tabur 31.1 itu memberi pesan bahwa tidak ada ruang bagi tindak pidana, khususnya korupsi di Indonesia.

“Melalui program Tabur 31.1 tidak ada tempat yang aman bagi pelaku tindak pidana,” kata Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Jan S. Maringka di Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Menurut dia, Tabur 31.1 merupakan wujud komitmen Kejaksaan dalam menuntaskan penanganan perkara hukum. Setiap Kejaksaan Tinggi dibebani tanggung jawab setidaknya dapat menangkap satu buron setiap bulannya. Untuk mewujudkannya, Kejaksaan harus bekerja keras memetakan kasus-kasus hukum masa lalu.

“Pada triwulan pertama (Januari-Maret) 2018 jajaran Pidsus Kejaksaan berhasil menyetorkan sebesar Rp52,2 miliar ke kas negara. Jumlah tersebut berasal dari eksekusi denda, uang pengganti, serta hasil lelang barang rampasan dalam penanganan perkara tipikor. Korps Adhyaksa juga mengeksekusi uang pengganti terkait tipikor senilai Rp31,64 miliar,” tutur Maringka.

Dia mengatakan, secara perdata dan tata usaha negara atau datun kejaksaan, kinerja Kejaksaan juga mencatatkan prestasi gemilang terkait pemulihan keuangan negara.

“Pada triwulan pertama 2018, tercatat sudah Rp242,981 miliar uang negara yang berhasil dipulihkan Bidang Datun. Rp242,08 miliar di antaranya berasal dari eksekusi Yayasan Supersemar milik Presiden RI Kedua Soeharto,” kata Maringka.(***)

Most Popular

To Top