Ekonomi

Beredar Dokumen THR dan Gaji ke-13, Kemenkeu: Bukan Resmi dari Kami

JAKARTA, AYOnews.com – Sebuah dokumen yang berisi keterangan pers tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil (PNS) dalam bentuk softcopy beredar di kalangan para abdi negara.

Dalam dokumen itu, pemerintah telah membuat keputusan soal THR dan Gaji ke-13 untuk PNS, nonPNS yang bekerja di lembaga nonstruktural, dan pensiunan PNS.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Nufransa Wira Sakti mengaku belum mengeluarkan rilis pers mengenai kebijakan pemberian THR dan Gaji ke-13 untuk PNS.

“Kami belum mengeluarkan rilis tentang hal tersebut,” kata Nufransa, Minggu (20/5/2018).

Saat ditanya mengenai konten yang termuat dalam dokumen tersebut, dia enggan berkomentar. Yang jelas, kata dia, dokumen tersebut tidak dikeluarkan oleh Kemenkeu. “Bukan resmi dari kami,” ucapnya.

Berikut isi dokumen lengkap soal keputusan pemerintah mengenai THR dan Gaji ke-13:

PEMBERIAN GAJI KETIGABELAS DAN TUNJANGAN HARI RAYA TAHUN 2018

1. Untuk mempertahankan tingkat kesejahteraan aparatur pemerintah dalam rangka efisiensi
dan efektivitas birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik, maka pada tahun 2018
akan dibayarkan THR dan Gaji/Pensiun/Tunjangan Ke-13 untuk aparatur pemerintah.

2. Pemberian Gaji Ke-13 dan THR tahun 2018 akan ditetapkan oleh Presiden dalam 4 (empat)
Peraturan Pemerintah yang ditargetkan akan disahkan pada bulan Mei 2018 dan secara
simultan Menteri Keuangan akan menerbitkan 4 (empat) Peraturan Menteri Keuangan
sebagai petunjuk teknis pelaksanaan pembayaran Gaji ke-13 dan THR.

3. Beberapa pengaturan penting dalam pelaksanaan pembayaran Gaji Ke-13 dan THR tahun
2018 adalah:

a. Pembayaran THR direncanakan pada bulan Juni 2018.

b. Pembayaran Gaji Ke-13 dan Pensiun Ke-13 direncanakan pada bulan Juli 2018.

c. THR untuk aparatur pemerintah akan dibayarkan sebesar gaji pokok, tunjangan umum,

tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja, sedangkan THR untuk
Pensiun dibayarkan sebesar pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan
tambahan penghasilan;

d. Gaji Ke-13 untuk aparatur pemerintah dibayarkan sebesar gaji pokok, tunjangan umum,
tunjangan keluarga, tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja, sedangkan untuk Pensiun
Ke-13 dibayarkan sebesar pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/atau tunjangan
tambahan penghasilan.

e. THR untuk Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil (PNPNS) pada Lembaga Non Struktural
(LNS) sebesar penghasilan bulan Mei 2018 dengan maksimal sesuai lampiran PP.
f. Penghasilan Ke-13 untuk PNPNS pada LNS akan dibayarkan sebesar penghasilan bulan
Juni 2018 dengan maksimal sesuai lampiran PP.

4. Pengajuan permintaan pembayaran THR oleh satuan kerja, direncanakan sudah dapat
dimulai pada akhir bulan Mei 2018, dan diharapkan seluruh pembayaran THR dapat selesai
dilaksanakan pada awal Juni sebelum Hari Raya Idul Fitri.

5. Untuk Gaji/Pensiun Ke-13 direncanakan pengajuan permintaan pembayaran oleh satuan
kerja dapat diajukan mulai akhir bulan Juni 2018 agar dapat dibayarkan pada awal bulan Juli
2018 secara bersamaan untuk aparat pemerintah maupun para penerima Pensiun.

6. Kecepatan pelaksanaan pembayaran Gaji Ke-13 dan THR tahun 2018 sangat tergantung
dengan kecepatan dan ketepatan satuan kerja dalam pengajuan permintaan pembayaran
kepada KPPN.

7. Pemerintah Daerah tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota diharapkan dapat menyelaraskan waktu
pembayaran THR dan Gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil daerah sesuai dengan Peraturan
Menteri Keuangan di atas.

Most Popular

To Top