Hukum & Kriminal

Suara Ledakan Kembali Terdengar dari Rumah Terduga Teroris di Manukan

SURABAYA, – Suara ledakan keras terdengar usai baku tembak antara Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dengan kelompok terduga teroris di kawasan Manukan Kulon, Surabaya, Jawa Timur, yang menewaskan satu orang, Selasa (14/5/2018) malam.

Pantauan AYOnews, suara ledakan keras terdengar dari rumah terduga teroris, bernama Teguh, sekitar 15 menit setelah mobil Gegana Brimob Polda Jatim tiba di lokasi. Diduga itu bersumber dari beberapa bom rakitan yang dipasang terduga teroris di sekitar rumahnya.

Pantauan di lokasi, pascaledakan, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin sudah tiba meninjau lokasi. Sementara wartawan dilarang mendekat. Selain kapolda, juga terlihat Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di lokasi ledakan, kawasan Manukan Kulon, Surabaya. Sekitar 20 menit di lokasi, kapolda dan wali kota meninggalkan lokasi. Polisi masih berjaga-jaga di kawasan Manukan.

BACA JUGA: Sekeluarga Terduga Teroris di Manukan Diberondong Peluru, 1 Tewas

Sebelumnya, Tim Inafis Bidokes Polda Jatim telah mengevakuasi jenazah salah satu terduga teroris, Teguh, yang tewas dalam baku tembak dengan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Teguh ditembak mati karena melakukan perlawanan. Tim juga mengamankan istrinya, Suyanti, bersama ketiga anaknya.

Menurut warga, sebelum menggerebek rumah Teguh dan terjadi baku tembak tersebut, Teguh sedang menerima tamu. Namun, temannya itu berhasil kabur ke arah Villa Bukit Mas. Saat ini, Tim Densus 88 telah menutup jalur untuk seluruh kendaraan dari Jalan Mayjen Sungkono menuju Villa Bukit Mas, agar bisa mengepung pelaku.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera sebelumnya memaparkan, baru satu korban tewas dilaporkan dalam baku tembak itu. Namun, pantauan iNews, ada tiga ambulans keluar dari lokasi.

Most Popular

To Top