Hukum & Kriminal

Empat Teroris Serang Mapolda Riau Sempat Datangi Mako Brimob Depok

JAKARTA,– Empat terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) pukul 09.00 WIB, tewas ditembak polisi. Mabes Polri menyampaikan keempat pelaku itu sempat datangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menuturkan, pascainsiden rusuh tahanan teroris di Mako Brimob Depok, Kamis (10/5/2018), enam terduga teroris dari Sumatera Selatan (Sumsel) mengintai Mako Brimob. Mereka akan melakukan penyerangan dari luar Mako. Namun, rencana penyerangan itu urung dilakukan keenam terduga teroris lantaran kondisi Mako sudah kondusif.

“Kemarin saya sampaikan ada dua dari Sumsel. Jadi ada dua dari Sumsel dan empat dari Riau. Mereka sudah datang ke Mako Brimob tetapi karena Mako sudah kondusif, mereka pulang,” kata Setyo di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Menurut Setyo, sekembali ke Sumatera Selatan, empat terduga teroris pulang ke Riau, sementara dua lainnya tetap di Sumsel.

“Dua yang pulang ke Sumsel sudah ditangkap. Ini yang empat kembali ke Pekanbaru melakukan penyerangan,” ujar dia.

Keempat terduga teroris menerobos tersebut menyerang dengan senjata tajam jenis samurai di Mapolda Riau. Pelaku menerobos gerbang utama Mapolda dengan menggunakan mobil Avanza bernopol BM 1192 RQ.

Satu polisi gugur dalam serangan teroris di Mapolda Riau, sementara dua lainnya luka. Selain polisi, dua wartawan yang sedang menunggu liputan di lokasi juga terluka dalam serangan ini.

Polisi menembak mati keempat pelaku. Tiga orang tewas di lokasi penyerangan, sedangan satu lainnya dalam perjalanan ke rumah sakit.

Keempat pelaku atas nama Mursalim alias Ical alias Pak Engah (42) warga Jalan Raya Dumai, Sepakming, Dumai. Suwardi (28) warga Jalan Raya Lubuk Gaum, Sei 9 Dumai. Adi Sufyan (26) warga Dumai Timur. Terakhir Daud tetapi belum teridentifikasi.

Most Popular

To Top