Hukum & Kriminal

Saat Dibebaskan dari Napi Teroris, Bripka Iwan dalam Kondisi Luka-Luka

(AYOnews.Com/ M.DARU VIRGO SANTOSO)

AYOnews Depok
Tim negosiator dari Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri) akhirnya berhasil membebaskan sandera yang ditawan oleh narapidana (napi) teroris pelaku kerusuhan di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Proses pembebasan sandera atas nama Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Iwan Sarjana itu berlangsung sekitar tengah malam tadi.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan, saat dibebaskan, Bripka Iwan masih dalam keadaan hidup. Kendati demikian, ditemukan sejumlah luka di wajah dan tubuh korban. a�?Kondisi (Iwan) luka-luka, lebam di muka dan beberapa di bagian tubuhnya,a�? kata Setyo, dalam jumpa pers, di Gedung Korps Sabhara Baharkam Polri Direktorat Polisi Satwa, Depok, (9/5/2018).

Dia menuturkan, saat ini Bripka Iwan sudah dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani perawatan.

Pembebasan Iwan dicapai setelah tim menempuh proses negosiasi selama 27 jam sebelumnya. Dalam negosiasi tersebut, para napi meminta polisi untuk menyiapkan makanan. a�?Negosiasi. Makanan. Mereka minta makanan. Maka kita bujuk mereka untuk bebaskan dulu,a�? ucap jenderal polisi bintang dua itu.

Kerusuhan antara aparat kepolisian dan napi kasus terorisme di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5/2018), menelan korban jiwa. Enam orang tewas, yakni 5 anggota Polri dan 1 napi teroris. Dalam peristiwa tersebut, Bripka Iwan Sarjana sempat disandera oleh para napi teroris itu. Kendati demikian, Polri mengklaim situasi saat ini mulai terkendali.

Sumber:iNews.id

Most Popular

To Top