Ibukota

Insiden Pesta Rakyat di Monas, Sandi: Keluarga Korban Sudah Ikhlas

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah bertemu dengan panitia pesta rakyat yang mengakibatkan dua anak meninggal dunia di Monas. Panitia menyesalkan insiden tersebut dan telah memberikan santunan.

“Tadi malam saya mendapatkan update dari Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya, pertemuan dengan penyelenggara sudah selesai. Penyelenggara menyesal dan memohon maaf sebesar-besarnya dari lubuk hati yang terdalam kepada seluruh masyarakat Jakarta dan Indonesia karena mereka tidak mengantisipasi jumlah yang datang lebih dari 300.000 orang”, kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Selasa (1/5/2018).

Menurut dia, panitia telah memberikan santunan kepada kedua keluarga korban. Sandi menilai, panitia tidak memiliki persiapan matang dalam menggelar acara pesta rakyat.

“Persiapan tidak matang sama sekali, jadi ini anak-anak muda. Mereka memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah bertemu dengan keluarga, sudah memberikan santunan, memberikan bantuan, dan alhamdulillah menurut info dari Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya keluarga bisa menerima. Sudah mengikhlaskan kedua putra yang malang nasibnya pada acara Untukmu Indonesia tersebut”, tutur Sandi.

Pemprov DKI akan mengevaluasi perizinan Monas. Sebab, kata Sandi, saat menyerahkan perizinan, panitia hanya mencantumkan keterangan hiburan tari dan tidak ada kegiatan bagi-bagi sembako.

“Tentunya sekarang pertama-tama kita fokus kepada penanganan korban dulu terus kita merehabilitasi Monas. Mereka ingin membantu biaya-biaya yang timbul, kerusakan-kerusakan kecil di sekitar Monas dan mereka sangat kooperatif. Terkait sanksinya kita serahkan kepada hukum”, ujar Sandi.

Insiden desak-desakan berebut sembako itu masih menyisakan trauma bagi orang tua korban. Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan Pademangan Robi Adriana mengatakan, kedua orang tua Rizky Saputra (10) sampai sekarang memilih mengurung diri di rumah. Kokom, bapak dari korban Rizky, masih enggan berkomunikasi dengan tetangga.

Masih banyak bengong dan tak ingin bicara jika ditanya. Beliau sangat terpukul kehilangan anak yang setiap harinya bersama beliau,

Most Popular

To Top