Ibukota

Sandi Tuding Pengusaha Kalah Lelang Picu Rendahnya Serapan APBD 2018

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta merilis serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 di angka 8,1 persen per akhir Maret. Serapan itu tergolong rendah mengingat anggaran DKI mencapai Rp71,169 triliun baru digunakan Rp5,864 triliun.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pengusaha menjadi salah satu penyebab terlambatnya penyerapan anggaran 2018. Sandi berpendapat, saat Pemprov DKI melakukan lelang dan sudah menentukan pemenang, biasanya pengusaha yang kalah akan mengganggu proses lelang.

Banyak yang sudah menang lelang di pengadaan barang dan jasa tetapi tidak bisa proses ke depan karena digangguin oleh pengusaha yang kalah. Betul enggak? Ayo dong ngaku gitu loh. Kita buka-bukaan saja, kata Sandi di Hotel Sahid kawasan Sudirman, Kamis (26/4/2018).

Sebagai orang yang pernah berkecimpung lama di dunia bisnis, Sandi menyadari hal semacam itu sering terjadi. Namun, dia berharap, para pengusaha bisa berjiwa ksatria dan menerima segala keputusan lelang.

Kenapa kita lambat penyerapannya itu karena teman-teman juga. Betul ngga? Ayolah ngaku. Jangan ada dusta di antara kita. Saya ini dulu pengusaha juga. Katanya tadi di hymne dan mars KADIN bahwa pengusaha itu jiwa ksatria,? sindir Sandi.

Menurut Sandi, upaya-upaya yang dilakukan pengusaha yang kalah lelang itu membuat kepala dinas takut. Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait khawatir ada kesalahan saat memulai proyek. Akhirnya lelang gagal, diulang lagi. Yang menang lelang kemarin usahanya A, sekarang yang menang B, dan yang menggagalkan ituA� kata Sandi.

 

Most Popular

To Top