Nasional

Survei: Elektabilitas Jokowi 48,3%, Prabowo 21,5%

AYOnews, Jakarta

Lembaga survei Kedai KOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) merilis data survei elektabilitas capres dan cawapres jelang Pilpres 2019. Dalam survei yang dirilis lewat siaran live streaming, elektabilitas Jokowi sebesar 48,3 persen, sementara Prabowo Subianto sebesar 21,5 persen.

 

Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI Vivi Zabkie mengungkapkan survei dilakukan pada 19-27 Maret dengan wawancara langsung dengan responden. Metode yang dilakukan multistage random sampling, sementara margin of error (MoE) sebesar 2,97 persen pada interval kepercayaan 97,5 persen.

 

“Kami menanyakan kepada responden kami soal elektabilitas calon presiden di pilpres yang akan dipilih di Pilpres 2019. Hasilnya, sebanyak 48,3 persen responden memilih Jokowi. Sementara 21,5 persen memilih Prabowo Subianto,” Sabtu (14/4).

 

Selain Jokowi dan Prabowo, nama-nama lain yang juga muncul antara lain Gatot Nurmantyo, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang masing-masing elektabilitasnya sebesar 1,1 persen. Sementara Abraham Samad dan Ahmad Heryawan memiliki elektabilitas sebesar 0,3 persen.

 

“Sementara nama-nama seperti Mardani Ali Sera, Rizal Ramli, dan Sohibul Iman tidak dipilih oleh responden kami. Lalu yang belum memutuskan pilihannya sebanyak 24,4 persen,” tuturnya.

 

Sementara pada pertanyaan jika pemilihan dilakukan saat ini juga, Jokowi tetap memimpin dengan elektabilitas sebesar 35,1 persen, sementara Prabowo 12,0 persen.

 

“Gatot Nurmantyo sebesar 1,1 persen, AHY 0,7 persen, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi dan SBY 0,5 persen, Hary Tanoe 0,3 persen, Eddy Rahmayadi dan Anies Baswedan sebesar 0,2 persen,” paparnya.

 

Nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga masuk dalam survei, meski dengan elektabilitas yang rendah, yaitu 0,1 persen bersama dengan Yusril Izra Mahendra dan Ahmad Heryawan.

“Sebanyak 17,9 persen masih merahasiakan pilihan mereka dan 31,2 persen belum memutuskan pilihan mereka,” pungkas, Vivi dalam pemaparannya, Sabtu (14/4)

 

Most Popular

To Top