Hukum

Ada Serangan Ilmu Hitam yang Terus Menyerang dan Meneror Ahok & Keluarganya

Ayonews, Jakarta
Kabar soal beredarnya surat gugatan cerai mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok membuat gundah kakak angkatnya, Andi Analta Baso Amier yang akrab disapa Pua.

“Saya sedang berusaha mengkonfirmasi kabar ini. Baik langsung ke Ahok, istrinya atau keluarga lainnya,” ucap Andi Analta alias Pua yang tengah sibuk menjadi Balongub Sulawesi Selatan ini, Senin (8/1/2018) di Jakarta.

Menurut Pua, jika melihat sifat tegas Ahok dalam menegakkan keadilan yang tidak pandang bulu, maka itu mungkin saja terjadi.

“Ahok bukan orang yang suka mengikuti hawa nafsu sehingga mau menyimpang dari kebenaran,
Jadi kita harus banyak mengambil hikmah dan kita doakan agar beliau dikuatkan dan semakin dimuliakan,” ujarnya.

Hingga saat ini, lanjut Pua, dirinya sudah lama tidak berkomunikasi langsung dengan Ahok. Sebab, ia tengah sibuk untuk maju bertarung di Pilkada Sulsel pada 2018 ini melalui jalur independen.

“Pendaftaran terakhir untuk Cagub tanggal 10 besok. Tapi dengan kabar ini, tentu saja sebagai orang yang punya ikatan batin dengan Ahok, ini menjadi perhatian serius bagi saya,” paparnya.

Pua tak heran dengan berbagai ujian dan cobaan yang dihadapi adik angkatnya itu sejak dulu. Namun dia percaya bahwa Ahok adalah tipe pejuang yang pantang menyerah.

Sejak maju di Pilkada dan menjadi Bupati Belitung Timur pada 2005 silam hingga Pilkada DKI 2017, bahkan sampai masuk bui di Mako Brimob, kisah Pua, serangan demi serangan dan teror yang menimpa Ahok terus terjadi.

“Serangan dan teror itu bukan saja dalam bentuk nyata. Tapi ada juga serangan ilmu hitamnya. Ini saya rasakan sejak di Pilkada Belitung Timur,” ungkapnya.

Soal gugatan cerai dan bila itu terjadi, sambungnya, Pua yakin ini bagian dari teror yang menimpa Ahok. Bisa saja sebagai istri ibu Veronica tidak kuat menghadapinya dan meminta Ahok berhenti dari dunia politik.

“Tapi itu lah sifat tegas Ahok. Tidak memandang siapa pun, termasuk istrinya. Beliau lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara mengalahkan kepentingan keluarga. Semoga ada jalan keluarnya,” tutup Pua.(***)

Most Popular

To Top