Ekonomi

Abaikan Keselamatan Penumpang, Kepala Syahbandar Labuhan Bajo Didamprat Menhub Budi Karya

Ayonews, Labuan Bajo
Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi, berkesempatan mengunjungi Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kunjungan kerja ini bukan dalam rangka liburan. Menhub justru ingin melihat dari dekat kesiapan ASDP serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo.

Bersama rombongan dan didampingi Direktur Bandara Komodo Bintang Hidayat dan Direktur Pelabuhan Labuan Bajo Chandra, Menhub tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo, Jumat (22/12/2017) sekitar Pukul 10.20 WITA dan langsung menuju Pelabuhan Labuan Bajo.

Dalam kesempatan itu, Menhub didampingi Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong, Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono, Kepala Syahbandar Labuan Bajo Jasra Yuzi Irawan, dan Kepala Bandara Komodo Djarot Subiantoro.

Menhub meninjau Kapal Ferry Cakalang II yang akan berangkat ke Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat. Bahkan dia memeriksa secara detail segala hal terkait keselamatan penumpang maupun kendaraan roda dua dan roda empat yang diangkut kapal tersebut.

Di sela-sela peninjauan tersebut, Menhub langsung mengungkapkan kekecewaannya atas layanan ASDP dan KSOP Labuan Bajo.

“Saya mau memastikan level of service dari suplai pelayanan harus berjalan baik. Tetapi tidak cukup itu, level of safety juga harus diperhatikan,” ucapnya.

“Saya kecewa dengan ASDP. Ternyata dari enam mobil truk, hanya dua truk yang dipasangi lhasing. Lhasing ini kan penting. Tali yang memperkuat truk di kanan dan kiri agar stabil dan apabila ada iklim yang ekstrem dan membuat ombak tinggi, truk itu tetap stabil,” imbuh Menhub.

Ia pun memberikan peringatan kepada Kepala Syahbandar Labuan Bajo karena mengabaikan penerapan lhasing. Peringatan juga dia sampaikan kepada GM ASDP.

“Karena kalau satu truk saja bergerak, maka membuat kapal tidak teratur dan membuat karam. Saya memperingatkan KSOP harus melakukan tindakan yang lugas terhadap itu dan tidak main-main karena itu masalah keselamatan,” tegur Menhub.

Keselamatan penumpang, menurut dia, merupakan hal paling utama yang harus diperhatikan.

“Apabila keselamatan diabaikan, lebih baik tidak melakukan perjalanan. Jadi saya minta kepada KSOP untuk secara konsisten lakukan dan saya peringatkan kepada GM ASDP untuk lakukan, karena itu bahaya sekali,” tandas Menhub. (***)

Most Popular

To Top