Business Solutions

Relawan Raden Dukung Nawacita Jokowi dengan Kembangkan Ekonomi Kreatif

Ayonews, Jakarta
Nawacita yang terus digaungkan Presiden Joko Widodo dalam membangun negeri ini sudah cukup terbukti. Sudah sepantasnya Jokowi kembali memimpin di periode 5 tahun mendatang.

Harapan ini diungkapkan Ketua Umum Yayasan Relawan Independen (Raden) Rr. Neti Herawati saat meresmikan berdirinya Yayasan Raden yang mewadahi para relawan pendukung Presiden Jokowi, Sabtu malam (25/11/2017) di kantor di Jl. Salemba Tengah no.78 Paseban Jakarta Pusat.

Acara yang diawali dengan doa wujud syukur, potong tumpeng dan ramah tamah ini dihadiri ratusan anggota Raden dari seluruh wilayah Indonesia. Acara semakin meriah saat diselingi acara hiburan dan organ tunggal.

Ketua Umum yang akrab disapa Bunda Neti ini mengungkapkan bahwa relawan yang dipimpinnya ini beda dengan organisasi lainnya. Kelompok relawan yang dipimpinnya memiliki visi dan misi mencakup tujuan sosial, agama, pendidikan dan pengembangan ekonomi kreatif.

“Semboyan Raden itu Bersinergi dengan Hati,” kata Bunda Neti.

Menurut Bunda Neti, siapa pun boleh bergabung dengan kelompok relawan yang dipimpinnya. Apalagi mereka yang memiliki keahlian dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Relawan Raden itu selalu berusaha untuk berdiri di atas kaki sendiri. Membangun organisasi atas kemampuan sendiri. Tidak tergantung pada orang lain, apalagi pemerintah,” ungkapnya.

Bunda Neti juga menegaskan bahwa kelompok relawan yang terdiri dari 43 pengurus itu non partisan dan non partai. Belum lagi ribuan massa grass root dari berbagai daerah yang siap diterjunkan untuk mendukung kegiatan Raden.

“Sudah ada beberapa penemuan para anggota yang berbasis ekonomi kreatif. Seperti pengembangan limbah menjadi bahan produktif, kesehatan, lingkungan. Semua itu menjadi unit perusahaan untuk kegiatan relawan,” tuturnya.

Bunda Neti mencontohkan salah satu hasil ekonomi kreatif anggota relawan Raden. Di antaranya Bio water bentuknya dispenser. Air alkalin. Antioksidan dan pengembangan bakteri limbah cair.

“Yang menemukan komunitas Raden. Sudah ada merek Raden. Branded kita Raden,” ujarnya.

Bunda Neti juga menjelaskan bahwa ekonomi kreatif yang diciptakan Relawan Raden sesuai UU dan Permen yang baru.

“Semua industri kaliber, limbah cairnya sesuai undang-undang. Alat kita sudah diuji. Bisa mengolah plastik menjadi minyak. Kita akan kerja dulu. Buktikan dulu. Baru kita sampaikan ke Presiden Jokowi,” jelasnya.

Secara politik, lanjut Bunda Neti, Raden yang terbentuk spontanitas ini mendukung pemimpin yang baik. Jujur anti korupsi amanah, buat rakyat kecil.

“Tentu saja ke depannya mendukung kembali Jokowi untuk periode kedua memimpin Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir ini kan sudah terlihat pembangunan yang merata. Nawacita sudah terbukti,” tutupnya.(***)

Most Popular

To Top