Hukum

Cuma Nonton Video Editan Buni Yani, Para Saksi Palsu di Sidang Ahok Mau Dilaporkan ke Polisi

Ayonews, Jakarta 

Salah satu tim pengacara Cagub Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, Fify Lety Indra Purnama mengungkapkan banyak kejanggalan yang ditemukan dari para saksi kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok.

Menurut Fifi, kasus Ahok ini kuat unsur politik dan kriminalisasinya. Apalagi antara satu saksi dengan saksi lainnya saling berbohong.

“Mereka mengaku tidak saling kenal. Mereka juga tidak saling kenal dengan Gus Joy. Tapi ada 24 kalimat di BAP yang tulisannya sama antara saksi satu dengan saksi lainnya. Ini bagian dari konspirasi,” tutur Lety.

Dari kebohongan-kebohongan yang terungkap itu, Lety akan melaporkan para saksi ke polisi dengan tuduhan kesaksian palsu.

“Mereka saksi mengaku sebagai pengacara. Tapi mereka tidak bisa membedakan pasal penistaan dan penodaan agama. Ini aneh sekali. Isinya sama. Ini rekayasa politik. Ini pengacara Demokrat. Mereka tidak menonton video pidato Ahok 1 jam lebih. Tapi berdasarkan editan Buni Yani,” paparnya.

Lety mengatakan bahwa kesaksian mereka sangat menyakitkan karena penuh fitnah dan kebohongan.

“Keluaga saya banyak yg muslim. Saya sendiri bisa baca surat Al Fatihah. Fitnah ini sangat menyakitkan. Karena itu kami akan laporkan para saksi palsu itu ke polisi,” tandas adik kandung Ahok ini. (***)

Most Popular

To Top