Politik

Debat ‘Twitwars’ Upaya Meminimalisir Fitnah dan kabar Hoax

Ayonews, Jakarta
Sejumlah politisi pendukung masing-masing Cagub DKI akan menggelar acara ‘Twitwars’. Sebuah acara debat dengan tema, ‘Tudingan Kedekatan Paslon dengan Radikalisme’ itu akan digelar pada Sabtu (7/1/2017) besok.
Ide debat ini berawal dari perdebatan di Twitter antatra politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko dengan Rachland Nashidik, elite Partai Demokrat. Lantas keduanya saling menantang untuk adu argumen di dunia nyata dalam acara ‘Twitwars’.

Twitwars akan diikuti tiga relawan media sosial pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Selain Budiman Sudjatmiko yang merupakan relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Rachland Nashidik relawan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, debat juga akan melibatkan Indra Jaya Piliang pendukung Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Uno.

Menurut Budiman, debat antar relawan pegiat media sosial ini merupakan salah satu cara untuk mengklarifikasi kebenaran sebuah isu yang beredar di jagat maya. Debat bermanfaat untuk meminimalisir fitnah dan kabar hoax.

“Ini (bagian) dari upaya kita untuk meminimalisir fitnah,” kata Budiman, Kamis (5/1/2016).

Indra Jaya Piliang senada dengan Budiman Sudjatmiko. Menurut Indra, acara Twitwars ini merupakan hal yang positif dan era baru dalam demokrasi di Indonesia.

“Saya kira ini (debat Twitwars) sangat positif untuk memerangi hoax,” kata Indra, Kamis (5/1/2017).

Menurut Indra, tema yang diambil dalam Twitwars kali ini yakni, ‘Tudingan Kedekatan Paslon dengan Radikalisme’ diambil untuk mengklarifikasi sejumlah isu yang beredar di media sosial. Misalnya soal kedekatan Agus Harimurti Yudhono dan Anies Baswedan dengan paham radikalisme. Juga terkait Ahok yang menjadi terdakwa dalam kasus penistaan agama.

Melalui Twitwars itulah nantinya, sejumlah isu itu bisa diklarifikasi. “Ini adalah ukhuwah yang bisa dinikmati dari matangnya pohon demokrasi. Ini buah yang sangat positif,” kata Indra. (***)

Most Popular

To Top