Ekonomi

Wah, Mulai 6 Januari Tarif Pengurusan Surat Kendaraan Bermotor Naik 300%

Ayonews, Jakarta

Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) pada 6 Desember 2016 yang menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010, dan berlaku efektif mulai 6 Januari 2017.

Peraturan Pemerintah terbaru itu menaikkan tarif pengurusan surat kendaraan bermotor untuk roda 2 dan 4 hingga 3 kali lipat. Tarif yang dinaikkan diantaranya adalah pengesahan STNK kendaraan bermotor, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan dan surat izin serta STNK lintas batas negara.

Tarif biaya pengesahan STNK kendaraan bermotor dalam aturan lama hanya Rp 50 ribu untuk roda 2, roda 3 dan angkutan umum. Sedangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2016, naik menjadi Rp 100 ribu per penerbitan. Biaya pengesahan STNK kendaraan roda 4 naik menjadi Rp 200 ribu dari awalnya yang cuma Rp 75 ribu.

Selain itu, biaya penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) juga naik hampir 3 kali lipat. Dalam aturan lama, biaya penerbitan BPKB kendaraan roda 2 dan roda 3 hanya Rp 80.000, naik menjadi Rp 225 ribu per penerbitan. Sementara biaya penerbitan BPKB kendaraan roda 4 atau lebih dalam aturan lama hanya Rp 100 ribu, naik jadi Rp 375 ribu per penerbitan.

Tarif penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah juga mengalami kenaikan. Untuk kendaraan roda 2 dari Rp 75 ribu jadi Rp 150 ribu. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 menjadi Rp 250 ribu.

Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) juga naik pada tah8un. Jika menurut aturan lama, biaya penerbitan TNKB kendaraan roda 2 dan roda 3 hanya Rp 30 ribu, kini jadi 60.000. Sedangkan biaya penerbitan TNKB kendaraan roda 4 jadi Rp 100 ribu setelah sebelumnya cuma Rp 50 ribu.(***)

Most Popular

To Top