Ekonomi

Permintaan Perpanjagan Kontrak, Inpex Corporation, Luhut, Jonan & Arcandra Bahas Blok Masela

Ayonews, Jakarta
Duet Menteri ESDM, Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar tadi siang (5/12/2016) mendatangi Kantor Kemenko Kemaritiman. Jonan dan Arcandra hadir untuk membahas soal proyek Masela bersama Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan.

Isu paling krusial yang dibahas adalah permintaan Inpex Corporation, operator Blok Masela, agar kontrak mereka diperpanjang 10 tahun. Perpanjangan ini diperoleh dari moratorium kontrak antara 2006 sampai 2016. Inpex meminta moratorium karena ada waktu yang hilang akibat pergantian skema pengembangan Masela dari offshore menjadi onshore.

Selain itu, isu krusial lainnya ialah peningkatan kapasitas produksi gas Masela dari 7,5 million ton per annual (MTPA) menjadi 9,5 MTPA yang diusulkan Inpex. Menurut Inpex, peningkatan kapasitas produksi ini diperlukan supaya pengembangan Masela dengan skema onshore bisa memenuhi skala keekonomian.

Usai rapat, pemerintah memutuskan tidak menambah masa kontrak Inpex hingga 10 tahun. Namun, pemerintah tetap akan menambah durasi kontrak sebagai pengganti waktu yang hilang, walau tak sampai 10 tahun.

“Tadi dengan Pak Jonan kita bicara masalah Masela. Jadi masih ada 2 pending issues, pertama mengenai moratorium kontrak 10 tahun yang diminta Inpex, kita sudah punya jalan keluarnya. Nggak kita kasih 10 tahun lah, tapi nanti ada,” kata Luhut usai rapat di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (6/12/2016).

Arcandra menambahkan, pemerintah tak mau memberi perpanjangan kontrak 10 tahun kepada Inpex karena waktu yang hilang akibat pergantian skema pengembangan tidak sampai 10 tahun.

Kajian untuk pengembangan Masela pun tak diulang dari nol hanya karena perubahan skema dari offshore menjadi onshore. Tambahan durasi kontrak akan diberikan pemerintah sesuai dengan lamanya waktu yang hilang akibat pergantian skema tersebut.

“Hitungan kita nggak segitu karena sewaktu di-switch dari offshore ke onshore nggak semuanya hilang, masih banyak komponen yang bisa dipakai sekarang, sebagian besar. Kita akan kasih tapi tidak 10 tahun,” terang Arcandra.

Sementara itu, terkait kapasitas produksi gas dari Masela, Jonan menyatakan bahwa pemerintah setuju untuk menaikkannya. Tapi tak sampai 9,5 MTPA seperti keinginan Inpex. Pemerintah akan menghitung dulu berapa tambahan pasokan gas yang dibutuhkan.

“Plan-nya kan 7,5 MTPA, kita lagi hitung butuh tambahan berapa. Lebih dari 7,5 MTPA, tapi nggak sampai 9,5 MTPA,” kata Jonan.

Hasil rapat Luhut, Jonan, dan Arcandra ini akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nantinya, Jokowi akan memberi arahan untuk keputusan akhir.

“Finalnya akan dilaporkan ke Pak Presiden, tunggu jadwal beliau, nanti kita minta arahan ke beliau,” ujar Jonan. (***)

Most Popular

To Top