Politik

SBY Bikin Tulisan Panjang Berisi Saran, Presiden Jokowi : Nggak Baca…

Ayonews, Jakarta
Meski tak diundang ke istana, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan saran kepada Presiden Joko Widodo lewat tulisan panjanganya di media massa. Tulisan itu berisi saran, agar Jokowi bisa mendinginkan suasana politik yang tengah memanas.

Salah satu saran yang diberikan oleh SBY adalah Presiden Joko Widodo harus menemui tokoh-tokoh atau organisasi politik yang berseberangan dengan pemerintahannya.

Menurut SBY, para tokoh atau organisasi yang berseberangan itu jangan ditakuti-takuti, tetapi dirangkul agar tidak bertindak berlebihan.

Saran yang lain, mencegah para pembantu Presiden untuk membuat panggung politiknya sendiri. SBY berkata, jangan sampai para pembantu Presiden Joko Widodo mengambil keuntungan dari situasi politik yang memanas demi kepentingan pribadi atau partai. Sebaiknya, menurut SBY, semua pembantu satu sikap dengan Presiden Joko Widodo.

“Dan pemerintah harus mencegah jangan sampai ada martir yang sengaja dijadikan pemicu terjadinya kerusuhan atau kekerasan yang lebih besar. Cegah, jangan sampai ada kekerasan yang meluas,” ujar SBY dalam tulisan panjangnya itu.

Lantas, apakah Presiden Jokowi membaca tulisan panjang dari SBY itu? “Enggak,” ujar Jokowi perlahan sambil menggelengkan kepala kepada wartawan di Istana Kepresidenan seusai menjamu Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Selasa, 29 November 2016.

Jokowi pun enggan mengomentari lebih lanjut soal saran yang diberikan oleh SBY tersebut. Namun demikian, Jokowi menegaskan bahwa bahwa semua masukan dari tokoh atau partai politik terkait pemerintahannya pasti akan ia catat.
“Semua dicatata, dikomunikasikan,” ujar Jokowi.(***)

Most Popular

To Top