Gaya Hidup

Tempat Wisata Popular di Jerman

9-1

 

Ayonews, Jakarta

Berencana untuk berlibur ke Jerman? Yuk simak Top 10 Tourism Objects yang wajib di sambangi.

Bradenburg Gate
Merupakan simbol utama gerbang Berlin dan lambang dari penyatuan Berlin Barat dan Berlin Timur. Dibangun pada abad ke-18 sebagai gerbang masuk kota Brandenburg an der Havel, atau yang lebih dikenal sebagai kota Brandenburg. Berada di paling barat kota Berlin, gerbang ini memiliki sejarah panjang sejak didirikan, khususnya dalam sejarah politik negeri ini.

 

Holstentor

Dalam bahasa Jerman artinya gerbang Holsten. Sebuah gerbang besar terbuat dari batu bata merah dengan desain Gothik di kota Lubeck , Jerman.  Holstentor bukan hanya sebuah gerban, tetapi sebenarnya adalah benteng.  Benteng yang didirikan pada tahun 1464 ini awalnya berfungsi sebagai  gerbang kota, dengan dua menara berbentuk bundar di utara dan selatan dengan gerbang berbentuk arka. Kini banguna ini berfungsi sebagai museum guna mempertahankan sejarah kota  dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1987.

 

9-2

 

Oktoberfest
Anda penggemar bir? Datanglah ke Munich pada bulan Oktober, dan Anda akan puas minum bir selama dua minggu. Bisanya festival ini digelar selama enambelas hari di daerah bernama Theresienwiese (d’Wiesn). pembukaan festival ditandai oleh pembukaan tong bir oleh Walikota München dengan mengatakan “O’zapft is!” (Bahasa Bavaria untuk “Telah dibuka!”). Selama festival berlangsung, bir yang disajikan berbeda dengan bir yang biasanya. Rasanya lebih kuat, warnanya lebih pekat, dan disajikan dengan gelas ukuran besar (1gelas = 1liter). Perhelatan tahunan ini diadakan di sebuah tenda besar dengan meja kursi kayu layaknya bar jaman dulu, dan hanya produsen bir lokal saja yang diperbolehkan untuk menyajikan bir di acara ini.

Sebagai peneman bir, makanan pun tersedia, dan hanya menu tradisional saja yang disajikan di sini; seperti sosis, hendl (ayam), käsespätzle (mi keju), dan sauerkraut. Oktoberfest 2015 rencananya akan digelar pada 19 September– 4 Oktober 2015 dengan harga tiket mulai dari €60. Menurut sejarahnya, Oktoberfest bermula dari pesta pernikahan Putra Mahkota Ludwig yang kemudian menjadi Raja Ludwig pada 12 Oktober 1810. Kerajaan mengelar pesta bagi rakyat  dengan bir, dan sebagai penutup acara pacuan kuda diadakan bagi keluarga kerajaan. Bagian akhir ini kini sudah tidak ada lagi, namun korsel dan pawai ternak ditambahkan untuk memeriahkan Oktoberfest.

 

Frauenkirche
Gereja baru namun tua, atau sebaliknya gereja tua tapi baru? Jawabannya terserah Anda saja ya… yang pasti gereja ini telah ada sejak abad ke-11. Namun sayangnya gereja ini habis oleh bom pada Perang Dunia II. Sisa-sisa puing gereja dibiarkan dan menjadi monument Anti Perang. Setelah penyatuan Jerman barat dan Jerman Timur, rakyat Jerman memina utuk dibangun ulang. Akhirnya gereja ini dibangun ulang, dimulai pada tahun 1994 dan baru selesai tahun 2005. Setalah 13 tahun renovasi, Frauenkirche yang artinya Gereja Bunda Kita diresmikan dengan kebaktian yang meriah pada 30 Oktober 2005 hingga 31 Oktober 2005 – hari ini adalah Hari Reformasi Jerman.

 

9-3

 

Rugen Cliffs
lebih dikenal dengan nama Rugia Island, berada di antara Pomeranian dan Laut Baltic. Area ini terkenal sebagai destinasi wisata karena pantai pasir putihnya yang cantik, landscape alami yang berbeda, serta aritektur resort yang memukau. Objek yang paling terkenal di sini adalah Jasmund National Park dengan  tebing batu kapurnya  yang dinamakan  Victoria-Sicht (Victoria’s View) dan  Königsstuhl (King’s Chair).

 

Neuschwanstein
Kastil tua yang jika dibahasa Inggriskan adalah New Swanstone Castle. Dibagun pada awal abad ke-19 di atas dataran setinggi 800m di atas permukaan laut. Lokasi ini adalah tepat di kaki Pegunungan Alpen dan berbatasan dengan Austria. Berdiri megah dengan aritektur bergaya Neo-Romanesque, Neuschwanstein di antara hijaunya pepohonan dan padang rumput luas di bawahnya. Menurut sang pemilik, Raja Ludwig II lokasi kastil ini sangat sempurna, seperti yang ia tuliskan di suratnya kepada Richard Wagner (komponis Jerman 1813-1883) ” the location is one of the most beautiful to be found, holy and unapproachable, a worthy temple for the divine friend who has brought salvation and true blessing to the world”. Tulisnya.

Di jaman modern seperti ini saja, Anda msih harus ‘berjuang’ untuk bisa masuk ke dalamnya, karena dua hari sebelum menyambanginya, Anda harus mendaftar untuk mendapatkan tiket masuk. Tiket masuk baru bisa Anda terima, setibanya Anda di kastil (ada loket di downhill dekat pemeberhentian bus). Dari sini Anda bisa jalan kaki menuju pintu masuk kastil (pastinya dengan keadaan jalan menanjak) atau naik bus lagi  dengan membayar ongkos sekitar €2.60 – PP. sepanjang perjalanan menuju pintu masuk taka da pemandangan kecuali pohon dan pohon, namun setibanya di atas, pemandangan cantik akan tersuguh sempurna.

 

Cologne Cathedral
Sebuah gereja katedral  Katolik Roma di jantung kota Koln. Gedung gereja bergaya Gothic ini dibangun pada tahun 1248 memiliki bentuk yang unik. Desain Katedral Cologne mirip dengan Katedral Amiens dalam hal rencana tanah, gaya dan lebar proporsi tinggi dari nave tengah.  Di dalam gereja ini terdapat beberapa poin yang wajib dilihat dan diperhatikan, yaitu Altarnya yang masih berdiri megah sejak tahun 1322, dengan menggunakan marmer hitam , Kuil Three Kings, 5 jendela yang terbuat dari kaca patri di dinding bagian selatan yang merupakan pemberian Raja Ludwig I of Bavaria. (NA)

 

Sumber : yuktravel.com

Most Popular

To Top