Entertainment

Hariry Mak, Sang Pemburu Hantu Guru Spiritual Para Artis Kini Telah Tiada

Ayonews, Jakarta

Masih ingat tayangan Pemburu Hantu di salah satu televisi swasta Lativi (kini TV One) di awal-awal tahun 2000an? Tentu saja pasti ingat. Salah satu acara reality show yang melibatkan beberapa ‘orang sakti’ atau paranormal itu sempat booming lantaran ditunggu banyak pemirsa.

images (1)

Ada 7 – 9 paranormal yang ikut beraksi memburu dan menangkap hantu di tempat-tempat seram dan angker. Hantu-hantu yang ditangkap itu kemudian dimasukkan ke botol. Lalu dibuang ke tempat jauh.

Salah satu paranormal yang kerap ditunjuk sebagai sepuh adalah Ustadz Hariry Mak. Pria paroh baya lebih yang kerap bersorban putih ini kini telah tiada.

Paranormal yang dulu sering dipercaya menjadi guru spiritual para artis-arti ini meninggal dunia pada hari Sabtu sore, pukul 16.00 WIB di RSUD Tangerang. Dayat, kerabat dekat Hariry Mak mengatakan, Sang Pemburu Hantu itu meninggal karena sakit lambung.

“Tadi pagi (Sabtu) sempet nelepon saya, masih sehat. Jam 1 siang masuk rumah sakit. Bilangnya sakit lambung. Jam 4 sore sudah nggak ada,” tutur Dayat.

Kepopuleran Hariry Mak sebagai paranormal sudah dikenal sejak awal 90-an. Bahkan kiprahnya di dunia supranatural ternyata telah banyak membantu berbagai kalangan. Mulai dari artis, pengusaha sampai pejabat.

Melalui metode hisab dan ruqyah, pria kelahiran Cirebon yang kemudian dikenal sebagai paraspikolog, sudah banyak membantu berbagai kalangan. Mereka datang untuk minta kesembuhan penyakit dan sukses dalam bidang kehidupan serta bisnis.

“Para pasien yang datang ke saya sangat beragam. Mereka bukan cuma dari kawasan Jabodetabek saja. Banyak juga dari berbagai daerah dan mancanegara,” jelas paranormal yang kondang lewat program ‘Pemburu Hantu’ di Lativi (kini TV One),” kisah Harley Mak saat itu.

Metode hisab dan ruqyah dikuasai Hariry MAK, selain merupakan warisan orangtua juga berkat mempelajari secara mendalam ilmu falaq (Abu Maksar Alfalaqi).

“Jika seseorang ingin mencapai sukses, bisa dilihat dari faktor nama serta tanggal, bulan dan tahun lahir,” papar Hariry Mak.(***)

Most Popular

To Top