Hukum

71 Tahun Indonesia Merdeka, Korupsi Masih Saja Merajalela

Ayonews, Jakarta 
71 tahun Indonesia merdeka. Namun korupsi masih terus merajalela. Tak hanya di tingkat pejabat negara, namun menjangkiti hingga masyarakat bawah. Karena itu, sebagai lembaga terdepan dalam pemberantasan korupsi, KPK harus menjadi lebih kreatif dan inovatif.

Pesan ini disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo pada jajarannya usai memimpin upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di halaman gedung KPK baru di Jalan Kuningan Mulia, Jakarta Selatan, Rabu (17/8/3016).

“Kan kita harus meningkatkan performance kita supaya kasus korupsi tidak seperi yang hari ini terjadi di Indonesia. Kok sepertinya enggak hilang-hilang, enggak cepat-cepat kita minimalkan,” kata Agus.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh rakyat Indonesia karena masih terus mendukung KPK.

“Kita terima kasih pada rakyat Indonesia yang sudah menghargai tinggi kerja KPK,” ucap Agus.

Untuk meningkatkan kinerja lembaga antirasuah itu, Agus pun memerintahkan jajarannya untuk lebih kreatif dan inovatif. Salah satu caranya dengan membangun sistem yang kolaboratif antara penindakan dan pencegahan.

“Dan saya mengajak teman-teman supaya bekerja lebih kreatif, inovatif terus membangun sistem,” kata Agus.

Di tahun 2016 ini, KPK telah melancarkan sejumlah operasi tangkap tangan. Mayoritas dari penangkapan yang dilakukan KPK menyasar penyelenggara negara di lingkungan pengadilan hingga Mahkamah Agung (MA).

Terakhir, KPK membuka penyelidikan hasil pengembangan penyidikan kasus suap di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Penyelidikan baru itu diduga menyeret nama Nurhadi Abdurrachman yang telah mundur dari jabatan sebagai sekretaris MA. (***)

Most Popular

To Top