Megapolitan

Bus Kramat Djati Tabrak Truk, 6 Orang Tewas, 42 Luka-luka

Ayonews, Jakarta
Bus Kramat Djati bertabrakan dengan truk trailer di kawasan Gringsing, Batang, Jawa Tengah. Akibat kejadian itu, 6 orang meninggal dunia dan 42 lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daera (BNPB) Kabupaten Batang, bus Kramat Djati bernopol B 7075 TGB itu berangkat dari Kecamatan Godong, Purwodadi tujuan Jakarta. Bus berangkat sekitar pukul 16.15 WIB, Sabtu (16/7/2016).

“Sampai jalur lingkar Alas Roban, Kabupaten Batang pukul 19:00 WIB, menabrak truk bermuatan nopol W 9233 UN yang bermaksud memutar balik jalur. Namun bus yang dari arah timur dengan kecepatan tinggi yang bermaksud mendahului tidak dapat dikendalikan dan menabrak sebelah kanan truk,” jelas Sutopo, Minggu (17/7/2017).

Dikatakan, akibat kecelakaan itu eninggal dunia di lokasi kejadian 6 orang, 42 luka-luka dan 8 orang selamat. “Korban meninggal dunia dan luka-luka dibawa ke RS Kendal,” kata Sutopo.

Sesaat setelah mendengar laporan kecelakaan itu, Relawan Batang Reascue dan Pemadam Kebakaran Batang langsung menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. Kondisi arus lalu lintas saat itu sempat dibuat macet di kedua arahnya.

Sebanyak enam orang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan di Beton Lingkar Selatan Desa Sentul, Gringsing, Batang, Jawa Tengah. Empat orang berhasil diidentifikasi, sedangkan dua lainnya belum diketahui identitasnya.

Anggota Potensi SAR dari MDMC, Doni mengatakan informasi sementara ada enam korban tewas dan 42 luka-luka. Empat korban tewas dibawa ke RSI Muhammadiyah Weleri Kendal dan dua lainnya berada di RSUD Suwondo Kendal.

Tiga korban di RSI Muhammadiyah yang berhasil di identifikasi yaitu Kasmin (31) warga Karangrayung Grobogan, Muh Ali Mustofa (26) warga Kayen Pati, Eni Novitasari (27) warga Godong Kendal. Sedangkan di RSUD Suwondo Kendal, satu korban teridentifikasi yaitu Wati Riyanti warga Karangwuni Grobogan.

“Yang 1 (di RSUD Kendal) belum teridentifikasi,” tandasnya.(***)

Most Popular

To Top