Hukum & Kriminal

Kapolri Tito: Tindak Tegas Oknum Polisi yang Suka Peras dan Menjebak!

Ayonews, Jakarta
Jumlah anggota Polri mencapai 430 ribu personil. Dengan jumlah demikian, tak menutup kemungkinan ada anggota polisi yang melakukan pelanggaran. Bisa melanggar etik atau pidana.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan tidak akan tinggal diam jika ada bawahannya melanggar.
“Itu masih, ada 420.000 sampai 430.000 anggota polisi, pasti saja ada pelanggaran seperti itu,” ujar Tito di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Tito memastikan oknum polisi yang melanggar etik dan pidana, kata dia, pasti akan dikenakan sanksi berat sesuai dengan perbuatannya.

“Kita pasti tindak,” kata Tito.

Hal itu disampaikan Tito ketika diminta tanggapan perilaku anggota Polsek Cempaka Putih,  Brigadir Kepala Sur yang diduga menjebak dan memeras Sigit, seorang pegawai honorer yang bekerja sambilan mengojek online. Sur dan seorang anak buah kapal berinisial Ad ditangkap petugas Polsek Metro Tamansari.

Modus menjebak dan memeras ini berawal ketika driver ojek online bernama Sigit menjemput penumpangnya, Fah. Begitu sampai di depan satu tempat nongkrong di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Fah menyusupkan paket sabu ke kantong Sigit.

Tak berapa lama, Sur dan Ad yang mengaku polisi mencegat dan menggeledah kantong Sigit. Mereka menyita paket sabu itu. Sur dan Ad lalu mengambil sepeda motor Sigit dan meminta Sigit menebus Rp 5 juta.

Merasa dijebak dan diperas, Sigit melapor ke petugas Polsek Taman Sari, Jakarta Pusat. Dengan pendampingan polisi, kemarin siang, Sigit bertemu Sur dan Ad untuk menyerahkan uang.Begitu uang diterima pelaku, polisi membekuk keduanya. Adapun Fah masih buron.(***)

Most Popular

To Top