Hukum & Kriminal

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Kasus Jakmania Keroyok Anggota Polisi

Ayonews, Jakarta

Setelah meringkus sejumlah suporter terkait kerusuhan di GBK, Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan 8 orang sebagai tersangka. Para tersangka diproses terkait penganiayaan terhadap polisi dan juga UU ITE karena menyebarkan ujaran kebencian (hate speech).

“Jadi untuk sementara, kami menetapkan 8 orang suporter sebagai tersangka dalam kerusuhan di GBK,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Awi Setiyono dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/6/2016).

Kedelapan tesangka ini, lanjut Awi, berhasil diamankan berkat kerja keras tim gabungan dari Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Untuk kasus hate speech itu ada 5 tersangkanya. Yang satu kemarin berinsial S itu tidak memenuhi unsur,” lanjutnya.

Untuk tersangka kasus penganiayaan terhadap Brigadir Yudhawan, sebut Awi, ada 3 tersangkanya yakni J alias Oboy (28), MDN alias Q (25) dan RH (20),” imbuh Awi.

Ketiganya saat ini diproses di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan dikenakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Sementara untuk kasus hate speech, Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan 5 tersangka. Sebelumnya polisi merilis ada 6 tersangka.

Awi menambahkan, S adalah orang tua dari tersangka MF. “Tetapi S ini tidak melakukan pidana hate speech,” cetusnya.

Kelima tersangka kasus hate speech yakni AF (16), MF (23), MR (19), RF (28) dan A (18). Khusus AF tidak ditahan karena masih di bawah umur, tetapi proses hukum terus berlanjut.

“Kelima tersangka yang ini dikenakan Pasal 27 ayat (3) dan ayat (4) jo Pasal 45 ayat (1) dan atau Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (2) UU ITE No 11 Tahun 2008 dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar dan atau Pasal 160 KUHP dengan ancaman 6 tahun pidana penjara,” jelasnya.(***)

Most Popular

To Top