Megapolitan

Minggu Siang Penggalangan Dana Ditutup, Donasi Buat Bu Eni Capai Rp 265.534.758

Ayonews, Jakarta
Simpati netizen pada Saeni alias Eni (56) pemilik warung makan di Kota Serang, Banten, terus mengalir. Ini dilihat dari bertambahnya donasi dari penggalangan dana yang dilakukan netizen dengan akun Dwiputra.

Screenshot_2016-06-12-00-19-30_1

Dwikaputra, penggagas penggalangan dana untuk Bu Eni, korban Satpol PP Kot Serang.

Tercatat, pukul 12.00 WIB, Minggu (12/6/2016), Dwika sudah menutup donasi tersebut. Dalam laporan terakhirnya, Dwika menyebutkan telah diterima sebanyak 2.427 donasi. Total uang yang terkumpul sebanyak Rp 265.534.758.

Rencananya, bukan hanya Bu Eni yang akan diberi bantuan. Penjual nasi lainnya yang menjadi korban razia Satpol PP turut dibantu.

Sepertyi diberitakan sebelumnya, Saeni alias Bu Eni tiba-tiba didatangi oleh Satuan Polisi Pamong Praja pada Jumat (10/6/2016). Dianggap melanggar aturan larangan warung buka siang hari di bulan puasa, dagangan milik Bu Eni itu disita.

Si ibu hanya hanya bisa menangis sambil memohon kepada aparat agar dagangannya tidak diangkut. Namun, tangisan tersebut tak dihiraukan. Aparat tetap menjalankan perintah dengan mengangkut barang dagangan sang ibu.

Kabar mengenai peristiwa tersebut pun langsung viral di internet. Netizen tidak tinggal diam terhadap kejadian itu, kebanyakan dari mereka menyampaikan rasa simpati dan prihatinnya.

Salah satu pengguna Twitter bernama Dwika Putra (@dwikaputra) menggalang dana untuk ibu tersebut. Tujuannya, mengganti uang modal dan keuntungan yang raib karena dagangan yang disita tersebut.

Warga Jakarta ini mulai menggalang dana sejak pukul 24.00 WIB, Sabtu (11/6/2016). Ia sisakan uang di rekeningnya sejumlah Rp 400.000. Setelah itu, ia sebarkan nomor rekening bagi netizen yang ingin memberikan donasi.

Tak hanya di Twitter, ajakan donasi itu pun menyebar di media sosial lain, seperti Facebook dan Path. Dwika membeberkan bahwa respons netizen terhadap ajakan itu begitu cepat.

“Saya sampai pukul 02.00 WIB lewat masih bangun dan itu sudah tembus Rp 10 juta. Tadi pagi (kemarin) sudah Rp 20 juta dan barusan saya cek sudah Rp 60 juta,” tutur Dwika, Sabtu (11/6/2016). (***)

Most Popular

To Top