Megapolitan

Kesal Satpol PP Serang Tidak Simpatik, Mendagri Ikut Nyumbang Buat Bu Eni

Ayonews, Jakarta
Aksi penggalangan dana untuk membantu Saeni alias Bu Eni (56), pedagang warung makanan yang dirazia Satpol PP karena berjualan di siang hari di bulan puasa, menyita perhatian Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

“Saya pribadi sebagai Mendagri memberikan dana sebagai pengganti modal kerja kepada penjual makanan yang makanannya disita Satpol PP,” ucap Tjahjo, Minggu (12/6/2016).

Menurutnya, Ndana yang diberikannya itu tidak disalurkan melalui Dwika Putra yang menjadi inisiator penggalangan dana via medsos, tapi langsung melalui staf Kemendagri kepada ibu warteg itu.

“Staf Kemendagri yang akan antar ke rumah ibu tersebut diserahkan langsung,” ujarnya.

“Modal usahanya kan harian, modal yang berupa makanan sudah disita Satpol PP kan kasihan tidak punya modal kerja. Tapi ibu itu juga mendapat simpati dari para masyarakat yang membantunya,” kata Tjahjo.

Tjahjo menilai cara yang diterapkan Satpol PP Serang untuk merazia warteg yang buka siang hari tidak simpatik. Tjahjo sudah menugaskan pejabat Satpol PP Kemendagri untuk menegur cara-cara seperti itu.
“Direktur Satpol PP Kemendagri saya minta ke Kota Serang untuk menegur dan mengingatkan kepada jajaran Satpol PP seluruh Indonesia, bahwa dalam melaksanakan keputusan atau instruksi kepala daerah atau melaksanakan mengamankan perda di daerah untuk bersikap simpatik,” tambah Tjahjo.

Menurut Tjahyo, petugas Satpol PP harus mengedepankan penyuluhan, tidak overacting yang menimbulkan ketidaksimpatikan masyarakat kepada pemerintahan baik pusat maupun daerah. “Harus introspeksi,” perintah Tjahjo kepada Satpol PP.(***)

Most Popular

To Top