Business

Ayo… Gairahkan Pasar Ritel Dalam Negeri Biar Singapura Cepat Bangkrut

Ayonews, Singapura

Warga negara Indonesia menjadi pangsa pasar ritel kedua Singapura setelah China. Tercatat, selama 2015 sebanyak 2,7 juta orang Indonesia berbelanja di sana.

Dari laporan Global Blue, negeri yang kini dipimpin Lee Hsien Loong itu selama ini menjadi surga belanja bagi para shoppers Indonesia. Shoppers Indonesia merupakan terbesar kedua setelah China, dan secara historis dianggap penting oleh para peritel yang beroperasi di negeri Singa.

“Karena shoppers Indonesia mewakili hampir seperlima dari jumlah transaksi global TFS,” ujar Wakil Presiden Global Blue Asia Pasifik, Jan Moller, dalam laman resmi Global Blue.

Namun di tahun ini, pasar ritel Singapura terpuruk lantaran minat orang Indonesia berbelanja di sana menurun.

Ketua Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo), Handaka Santosa, di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (8/6/2016), mengatakan orang Indonesia yang belanja di negeri Singa mulai berkurang akibat perlambatan ekonomi dalam negeri.

Keterpurukan pasar ritel Singapura juga terjadi akibat berkurangnya hasrat belanja orang China di sana.

Karena itu, kondisi keterpurukan Singapura menjadi kesempatan bagi peritel Indonesia untuk berbenah agar masyarakat Indonesia betah berbelanja di dalam negerinya sendiri.

“Makanya apa yang ada di Indonesia harus kita sediakan barang yang lengkap karena dulu begitu Anda ingin pakai baju merek apa tapi nggak ada di Indonesia kan langsung pergi ke Singapura,” jelas Handaka.(***)

Most Popular

To Top