Serba Ramadhan

Tradisi Dzikir Tolak Bala, Keliling Kampung Sambil Berdzikir dan Bawa Obor

Ayonews, Padang

Lantunan dzikir mengumandang dari ribuan warga yang mengikuti ritual Ratik Tolak Bala atau Dzikir Tolak Bala di nagari Sungai Sariak, Tujuh Koto, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (5/6/2016). Mereka berjalan kaki keliling kampong. Sambil terus berdzikir mereka berjalan dengan membawa obor di tangan

Ya, warga Kecamatan Sungai Sariak ini punya tradisi unik menjelang datangnya bulan Suci Ramadhan . Kebiasaan turun menurun itu disebut Ratik Tolak Bala. Dalam tradisi itu warga berjalan keliling kampung sambil membaca dzikir dengan harapan  agar terhindar dari bencana selama melaksanakan ibadah Ramadhan

Pesertanya bukan saja orang tua tapi juga anak-anak. Mereka ikut ambil bagian sambil membawa obor sebagai alat  penerangan. Di  barisan paling depan dipimpin oleh ulama dan tokoh masyarakat setempat .

Perjalanan keliling kampung  ini dilakukan dari Nagari Sungai Sariak ke Nagari  Belah Air.  Kemudian dilanjutkan ke Nagari Lereng Panjang.  Di sepanbjang perjalanan warga terus mengumandangkan dzikir dan menyeru asma Allah SWT.

Setelah sampai  kembali ke kampung Sungai Sariak, warga kemudian masuk ke dalam mesjid untuk berdoa bersama dipimpin oleh ulama setempat yang disebut Tuanku Sati. Selanjutnya  mereka pun melakukan makan bersama

“Tradisi ini sudah kami lakukan sejak jaman nenek moyang kami dulu. Tujuannya, agar negeri kami ini terhindar dari segala bencana dan marabahaya, dan agar kami bisa khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa,” kata Labai Khaidir, seorang ulama setempat.

Menurutnya, tradisi seperti ini rutin dilakukan  setiap tahun dengan tujuan agar terjalin ukhuwah silaturahmi di antara  warga dan agar  terhindar dari segala bencana dalam menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan.(***)

 

Most Popular

To Top