Internasional

Duterte: PBB Setan, Urus Pembantaian Timur Tengah Tak Becus, di Afrika Tak Berdaya

Ayonews, Manila

Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte melontarkan kata-kata kasar pada badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi negara-negara di dunia itu menjadi sasaran kemarahan figur kontroversial tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (2/6) malam, Duterte ditanyai mengenai kelompok-kelompok media asing yang mengkritik dirinya. Namun jawaban yang dilontarkan Duterte melenceng dari pertanyaan.

“Itulah masalahnya, mereka selalu mengangkat kekhawatiran tentang konvensi PBB ini atau itu,” cetus Duterte meskipun kritikan organisasi pers asing tidak terkait dengan protokol-protokol PBB.

“Persetan PBB, kalian bahkan tak bisa menyelesaikan pembantaian di Timur Tengah… bahkan tak bisa berupaya sedikitpun di Afrika… tutup mulut kalian semua!” ujar Duterte berang, seperti dilansir kantor AFP, Jumat (3/6/2016).

Duterte menuai kecaman kelompok-kelompok pers asing dan lokal terkait pernyataannya bahwa para jurnalis yang korup bisa menjadi target pembunuhan.

Duterte yang menang telak dalam pemilihan presiden 2016, telah berjanji akan menghentikan kejahatan dalam waktu enam bulan dengan membunuh ratusan ribu tersangka pelaku kejahatan. Pria berumur 71 tahun itu berulang kali bersumpah akan membunuh para pengedar narkoba, pemerkosa, pembunuh dan penjahat lainnya.

Dalam konferensi pers di kota Davao pada Selasa (31/5) lalu, Duterte mengatakan, para jurnalis yang menerima suap atau terlibat dalam aktivitas korup lainnya, juga pantas untuk mati.

“Kebanyakan dari Anda bersih, tapi jangan pernah mengatakan bahwa semua jurnalis itu bersih,” cetus Duterte seperti dilansir kantor berita AFP. “Hanya karena Anda jurnalis, Anda tidak terbebas dari pembunuhan jika Anda seorang bajingan,” imbuhnya.

Sejumlah organisasi media asing mengecam pernyataan Duterte tersebut dan mendesaknya untuk mencabut kata-katanya. Duterte pun diserukan untuk minta maaf.(***)

Most Popular

To Top