Nasional

Aksi Penolakan KNPB dan ULMWP Meluas, Massa: NKRI Harga Mati!

papua3

Ayonews, Sorong

Aksi penolakan terhadap gerakan kelompok separatis Komite Nasional Pembebasan Papua (KNPB) dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) semakin meluas  di Papua. Selasa kemarin (31/5/2016) tercatat ada 4 aksi serentak dilakukan di beberapa wilayah Papua dalam rangka penolakan KNPB & ULMWP.

Di Kabupaten Kaimana, kelompok masyarakat dari Solidaritas Masyarakat Kaimana Peduli NKRI dipimpin Syarifudin Furu menggelar aksi di Taman Kota Kaimana. Sebelumnya mereka melakukan pawai keliling kota Kaimana dengan membagikan selebaran yang menuntut pembubaran KNPB/ULMWP.

Setelah pawai mereka melakukan orasi dan pembakaran bendera atribut kelompok separatis.

papua2

Sementara itu di Kota Sorong sedikitnya 200 orang mengatasnamakan diri Masyarakat Peduli NKRI melakukan aksi di Kantor Walikota Sorong. Dipimpin Iman Latuconsina, massa mengawali aksi dengan konvoi di jalanan Kota Sorong, di depan Kantor Walikota massa melakukan orasi mengecam dan menolak gerakan separatisme yang dilakukan oleh KNPB/ULMWP. Usai orasi mereka membakar 3 buah bendera atribut kelompok separatis.

Usai aksi di depan Kantor Walikota Sorong, massa bergerak menuju Gedung DPRD Sorong. Di sana aspirasi mereka diterima oleh salah satu anggota DPRD, Samsudin Yohan dari Komisi B. Mengakhiri aksi damai tersebut, massa kembali membakar bendera KNPB dan atribut bergambar wajah Ketua KNPB Sorong Kanthius Haselo.

papua1

Di hari yang sama, di Kabupaten Fakfak tepatnya di area Pasar Thumburuni seratusan orang dari Masyarakat Peduli NKRI dipimpin Arsyad Wagab juga menggelar aksi. Dalam orasinya mereka mengecam keberadaan sekaligus tindakan KNPB dan menuntut pembubaran KNPB/ULMWP. Diakhir aksi mereka juga melakukan pembakaran bendera simbol kelompok separatis.

Yang terakhir di Kabupaten Manokwari ratusan orang dari Aliansi Bela NKRI menggelar aksi mulai pagi hingga siang dengan diawali konvoi di seputar kota Manokwari dan kemudian massa berkumpul di Taman Hiburan Rakyat Manokwari.

Di sini, massa yang dipimpin Agustinus Matuti melakukan orasi diselingi yel-yel kecaman terhadap KNPB. Mengakhiri aksi, massa melakukan pembakaran bendera simbol gerakan separatis KNPB/ULMWP.(***)

 

Most Popular

To Top