Ibukota

Ahok Ingin Percantik Pemakaman Agar Jadi Tempat Wisata Ziarah Warga Ibukota

IMG-20160601-WA0014

Ahok saat nyekar dan ziarah di depan makam pahlawan Husni Thamrin, Rabu (1/6/2016)

Ayonews, Jakarta

Pagi-pagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok tiba-tiba mendadak ingin ke pemakaman umum Karet Bivak, Jakarta Pusat, Rabu (1/6). Ahok ingin  berziarah ke makam ibu angkatnya Misribu Andi Baso Amier binti Acca, sekaligus ke makam pahlawan Husni Thamrin dan Ismail Marzuki.

IMG-20160601-WA0012

Ahok mengaku khawatir besok-besok tidak sempat menengok makam ibu angkatnya yang beragama Islam itu.   Sebab, menjadi rutinitas Ahok setiap tahun menjelang puasa berziarah ke makam Misribu Andi Baso.

“Saya khawatir hari Minggu tidak ada waktu lagi, jadi saya sempatkan hari ini,” kata Ahok, Rabu (6/1/2016).

Seperti biasa, sekali mendayung satu dua pulau terlampaui. Tak hanya berziarah dan berdoa di makam sang ibu angkat dan kedua pahlawan asal ibukota itu. Ahok juga ingin memperhatikan kondisi pemakaman umum di Karet Bivak.

Usai berdoa dan nyekar kembang, Ahok meninjau bangunan tempat pelayanan umum dinas pertamanan dan pemakaman di lingkungan pemakaman Karet Bivak. Di dalam bangunan itu, Ahok memperhatikan tiap sudut ruangan.

IMG-20160601-WA0011

Ahok saat meninjau kantor pelayanan di komplek pemakaman Karet Bivak, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2016).

“Ini AC menyala tapi nggak dingin. Masa’ anggaran besar begini ruangan ber-AC tapi terasa panas. Tolong diperhatikan ini,” ujar Ahok kepada pegawai yang bertugas di ruangan pelayanan itu.

Selesai memberikan pengarahan kepada para pegawai, Ahok melemparkan pandangan ke arah pemakaman.

“Saya ingin, kondisi pemakaman ini terlihat cantik. Jangan cuma ditanam kamboja, coba dinas pertamanan cari pohon-pohon yang bagus tapi nggak merusak tanah untuk ditanam di pemakaman ini,” kata Ahok lagi.

Ahok ingin, pemakaman di ibukota tidak lagi kumuh dan terlihat seram. Menurutnya, pemakaman di ibukota harus punya nilai estetika juga, sama seperti tempat-tempat wisata atau taman-taman ibukota.

“Pemakaman umum ini kan bagian dari kota. Harus terlihat indah juga. Tanah yang gundul, tolong dikasih rumput. Perbanyak pohon-pohon rindang yang tidak merusak makam dan tanah. Walau pun ini makam, harus indah. Orang ziarah ke sini senang, berdoa juga bisa khusyuk, walaupun di alam terbuka, tidak kepanasan,” lanjutnya.

Ahok juga mengingatkan kepada petugas pemakaman untuk ikut merawat makam-makam yang tidak pernah diziarahi keluarganya.

“Jadi semua makam di sini terawat. Makam yang tidak pernah dikunjungi keluargnya juga harus dirawat,” pinta Ahok.

Dari pantauan Ayonews, kondisi pemakaman umum Karet Bivak sudah jauh berbeda dari beberapa tahun lalu. Mulai dari jalanan masuk pemakaman, semua terlihat terawat. Tidak ada lagi calo-calo pemakaman yang berkeliaran menawarkan jasa bantuan proses pemakaman. Warung-warung kumuh juga sudah tidak ada lagi. Memang warung-warung yang menjual kembang air botolan masih ada. Tapi sekarang tertlihat tertib.(***)

 

Most Popular

To Top