Ibukota

Sikat Para Calo, Dirlantas Polda Metro Mau Hilangkan Imej Jualan SIM

Ayonews, Jakarta

Tingginya angka pelanggaran disiplin berlalu lintas selama dua pekan  digelarnya Operasi Patuh Jaya memaksa Polda Metro Jaya herbenah. Terutama dalam penerbitan surat izin mengemudi (SIM).

Salah satu langkah yang akan dilakukan Polda Metro Jaya adalah memperketat penerbitan SIM dan menghilangkan praktik percaloan yang banyak ditemui di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengatakan jumlah kendaraan ditilang dalam Operasi Patuh Jaya 2016 mencapai 107.870, sedangkan teguran mencapai  77.876. Sehingga salah satu evaluasinya adalah memperketat untuk mendapatkan SIM.
“Bapak Kapolri sudah memerintahkan bapak Kapolda, barusan Dirlantas memaparkan akan diperketat terkait pembuatan SIM. Kita memang meminimkan terkait pencalonan,” ujar Awi, Senin (30/5/2016).

Polda pun akan membersihkan percaloan di Satpas secara bertahap. Sehingga nantinya hanya pemohon saja yang dapat memasuki lokasi tempat pelayanan SIM.  “Sekarang hanya pemohon saja yang bisa masuk ke tempat pelayanan, selain pemohon tidak ada,” tegas dia.

Belum sampai di sana, rencananya kepolisian juga akan memperketat sistem pembuatan SIM dengan menggunakan kartu identitas untuk dapat mengakses masuk keluarnya calon pembuat SIM. Sehingga orang-orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke Satpas PMJ.

Awi mengaku polisi akan terus berusaha. Namun dia meminta rekan-rekan media untuk mengawasi jika ada pelanggaran.

Selain itu, untuk oknum dalam yang bermain akan ada Propam. Namun untuk sanksinya tergantung dengan pelanggaran yang dilakuka  oknum tersebut.

“Tapi SIM adalah tanda kompetensi bahwa seorang itu cakap berkendara di jalan, jadi tidak ada lagi imej kita jualan SIM. Kita betul-betul melaksanakan uji kompetensi terkait pembuatan SIM,” kata dia.(***)

Most Popular

To Top