Nasional

Warga Sorong Desak Aparat Tangkap Kelompok KNPB dan ULMWP Pemecah Belah Warga Papua

Ayonews, Sorong

Penolakan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) oleh masyarakat Papua terus bergulir. Kali ini penolakan datang dari masyarakat Kota Sorong yang mendesak agar aparat keamanan membubarkan dan menangkap mereka yang terlibat dalam kedua organisasi pemecah belah warga Papua itu.

Sabtu (28/5/2016), pukul 10.20 WIT di komplek Kokda,  Kelurahan Klasabi,  Distirk Sorong Manoi telah dilaksanalan deklarasi penolakan KNPB dan ULMWP oleh masyarakat Kokoda Kota Sorong. Dipimpin  ketua LMA Kokoda Kota Sorong, Esau Gogoba dan  dikuti sekitar 50 masyarakat Kokoda melakukan aksi penolakan kedua organisasi tersebut.

“Merdeka! Merdeka! Merdeka! NKRI harga mati! Bhineka tunggal ika berbeda-beda tetap satu jua,” teriak massa.

Dalam orasinya, Esau mengatakan bahwa kemerdekaan Indonesia bukan hasil pemberian penjajah Belanda atau pun Jepang.
Tetapi hasil perjuangan seluruh rakyat indonesia.

“Wahai saudaraku masyarakat Kota Sorong, saat ini situasi Kamtibmas di Sorong  mulai diganggu oleh segelintir orang yang mengatasnamakan KNPB dengan segala bentuk propaganda yang menjanjikan kebebesan kemerdekaan bagi rakyat papua. Semua itu bohong!” ujar Esau.

 

Menurut Esau, semua kebohongan itu bagian dari cuci otak  dan  rayaun angin neraka yg dilakukan KNPB dengan merekrut generasi muda harus dihentikan. Karena akan merusak generasi yang akan datang. “Kami masyarakat Sorong meminta kepada pemerintah Kota Sorong dan aparat keamanan agar segera membubarkan menangkap dan memenjarakan kelompok sparatis KNPB yang sudah mengganggu Kamtibmas di Kota Sorong,” papar Esau.

Dalam aksinya, masyarakat kokoda membentangkan spanduk di tengah jalan Kokoda bertuliskan sbb: 1). ULMWP dan KNPB apa yang telah kau perbuat untuk anak adat hentikan penipuan dengan mengatasnamakan adat untuk kepentingan pribadi. 2). Kami masyarakat Papua Barat anak adat Kokoda dengan tegas menolak ULMWP, KNPB dan kelompok lain yang hanya ingin memecah belah bangsa. Kitorang hanya satu, NKRI!”.(***)

 

Most Popular

To Top